TRIBUNWOW.COM - Berikut profil Nermin Haljeta, sosok bernilai pasar Rp 6,52 miliar PSIM Yogyakarta yang didesak out Brajamusti setelah imbang melawan Persik Kediri.
Dilansir TribunWow.com, PSIM Yogyakarta harus puas membawa pulang satu poin saat menjalani laga tandang melawan Persik Kediri pada lanjutan pekan ke-22 Super League.
Duel yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026) tersebut berakhir imbang dengan skor 2-2.
Baca juga: Persik Mania Geruduk Persik Kediri seusai Ditahan Remis PSIM, Kambinghitamkan 1 Hal di Luar Dugaan
Tuan rumah lebih dulu membuka keunggulan melalui gol Jon Toral pada menit ke-31.
Namun, keunggulan itu hanya bertahan enam menit setelah Ezequiel Vidal sukses menyamakan kedudukan untuk PSIM Yogyakarta.
Memasuki babak kedua, Persik kembali memimpin lewat eksekusi penalti Ezra Walian yang mengubah skor menjadi 2-1.
Sayangnya, keunggulan tersebut tak bertahan lama karena Ezequiel Vidal kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-62 sekaligus memastikan hasil imbang 2-2.
Hasil seri ini memantik beragam respons dari kelompok suporter setia PSIM Yogyakarta, Brajamusti.
Mereka mengaku kecewa karena tim kesayangan gagal meraih kemenangan, meskipun tetap mensyukuri tambahan satu poin dari laga tandang.
Di sisi lain, Brajamusti melontarkan kritik keras kepada penyerang asing PSIM Yogyakarta, Nermin Haljeta.
Striker dengan nilai pasar Rp6,52 miliar itu dinilai belum menunjukkan performa maksimal dan minim kontribusi, sehingga muncul desakan agar ia segera dilepas.
Beragam komentar bernada kritik tersebut terlihat membanjiri kolom komentar unggahan terbaru Instagram resmi PSIM Yogyakarta setelah laga kontra Persik Kediri, mulai dari sindiran hingga tagar #HALJETAOUT, meski ada pula suporter yang tetap mengapresiasi perjuangan tim serta menekankan pentingnya evaluasi ke depan.
Baca juga: Brajamusti Serbu Kontras PSIM Yogyakarta Meski Sukses Remis di Kandang Persik, 1 Didesak Angkat Kaki
Dikutip dari Transfermarkt, Nermin Haljeta lahir pada 7 Juni 1997 di Celje, Slovenia dan memiliki dua kewarganegaraan, yakni Slovenia dan Bosnia-Herzegovina.
Berpostur tinggi 1,95 m, Nermin Heljata bermain sebagai penyerang posisi depan dan tengah dengan menggunakan kaki kanan sebagai dominannya.
Nermin Haljeta mengawali perjalanan karier sepak bolanya dari level akar rumput di negara asalnya, Slovenia.
Sejak usia muda, ia sudah menunjukkan minat besar terhadap dunia sepak bola dan bergabung dengan akademi klub lokal untuk mengasah kemampuan dasar, terutama sebagai penyerang.
Pada fase awal karier profesional, Haljeta mulai bermain di kompetisi domestik Slovenia bersama beberapa klub kasta bawah dan menengah.
Di sana, ia perlahan membangun reputasi sebagai striker yang memiliki postur kuat, cukup baik dalam duel udara, serta mampu bermain sebagai target man.
Meski belum langsung mencuri perhatian besar, konsistensinya di level liga domestik membuat namanya mulai diperhitungkan.
Seiring waktu, performanya yang stabil membuka peluang bagi Haljeta untuk melanjutkan karier ke luar negeri.
Pengalaman bermain di berbagai klub tersebut membentuk mentalitas dan kematangannya sebagai penyerang, hingga akhirnya menarik minat klub-klub Asia, termasuk PSIM Yogyakarta, yang kemudian merekrutnya sebagai satu di antara pemain asing untuk memperkuat lini depan tim.
Dikutip dari Transfermarkt, berikut profil Nermin Haljeta:
Nama di negara asal: Nermin Haljeta
Tanggal lahir / umur: 7 Juni 1997 (28)
Tempat kelahiran: Celje
Tinggi: 1,95 m
Kewarganegaraan: Slovenia dan Bosnia-Herzegovina
Posisi: Penyerang-Depan-Tengah
Kaki dominan: kanan
Agen pemain: AK10 STARS
Klub saat ini: PSIM Yogyakarta
Bergabung: 1 Juli 2025
Kontrak berakhir: -
Harga pasar: Rp 6,52 miliar
NK Nafta 1903: 68 pertandingan, 27 gol, 17 assist, 14 kartu kuning,5.662 menit bermain.
PSM Makassar: 38 pertandingan, 16 gol, 2 assist, 2 kartu kuning, 3.243 menit bermain.
Floridsdorfer AC: 29 pertandingan, 7 gol, 8 assist, 3 kartu kuning, 2.424 menit bermain.
ND Ilirija 1911: 23 pertandingan, 7 gol, 0 assist, 1 kartu kuning, 1.728 menit bermain.
FK Teplice B: 21 pertandingan, 12 gol, 1 assist, 3 kartu kuning, 1.466 menit bermain.
PSIM Yogyakarta: 21 pertandingan, 4 gol, 4 assist, 2 kartu kuning, 1.890 menit bermain.
NK Krsko: 20 pertandingan, 4 gol, 1 assist, 1 kartu kuning, 751 menit bermain.
NK Drava Ptju: 19 pertandingan, 9 gol, 0 assist, 4 kartu kuning, 1.703 menit bermain.
NK Rogaska: 16 pertandingan, 2 gol, 2 assist, 1 kartu kuning, 829 menit bermain.
FK Teplice: 4 pertandingan, 0 gol, 0 assist, 0 kartu kuning, 16 menit bermain.
NK Domzale: 3 pertandingan, 1 gol, 0 assist, 0 kartu kuning, 48 menit bermain.
FK Zvijezda 09: 3 pertandingan, 0 gol, 0 assist, 0 kartu kuning, 233 menit bermain.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Pradipta Maya Agustania)