617 Pelajar Ikuti Banyuwangi Aquatik Student Sprint, Cetak Bibit Atlet Renang
Haorrahman February 14, 2026 08:48 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Sebanyak 617 pelajar dari wilayah eks-Karesidenan Besuki ambil bagian dalam kejuaraan Banyuwangi Aquatik Student Sprint yang digelar di GOR Tawangalun, Sabtu–Minggu (14–15/2/2026). Ajang ini menjadi wadah pencarian bibit atlet renang muda potensial.

Kejuaraan renang pelajar tersebut diselenggarakan oleh Akuatik Indonesia Kabupaten Banyuwangi sebagai bagian dari pembinaan atlet usia dini hingga pelajar.

Baca juga: Es Gabus Sempat Viral karena Dikira dari Spons, Penjual di Banyuwangi Laris

Ketua Pengkab Akuatik Indonesia Banyuwangi, Aditya Ruli Delianto, menjelaskan bahwa ratusan perenang yang ambil bagian berasal dari empat kabupaten, yakni Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, dan Jember.

“Kejuaraan ini diikuti oleh 617 perenang dari empat kabupaten,” ujarnya.

Dalam kejuaraan tersebut, panitia mempertandingkan 17 kelompok umur dengan tiga kategori gaya renang, yaitu gaya bebas, gaya dada, dan gaya punggung.

Baca juga: Bayi Perempuan Ditemukan di Pos Kamling Sumberejo Banyuwangi

Fokus Pembinaan Usia Dini

Menurut Aditya, Banyuwangi Aquatik Student Sprint dirancang sebagai ajang pembinaan berjenjang untuk atlet renang muda. Dari kejuaraan ini diharapkan muncul perenang potensial yang dapat dikembangkan ke level lebih tinggi.

Menariknya, panitia juga membuka kategori khusus untuk usia lima tahun atau tingkat taman kanak-kanak (TK). Untuk kelompok usia ini, jarak perlombaan dibatasi 20 meter dan peserta diwajibkan menggunakan papan renang demi keselamatan.

Baca juga: Mabadiul Ihsan Banyuwangi Kenalkan Pembelajaran Holistik pada Siswa SD dan Parenting untuk Orang Tua

“Perlombaan untuk kelompok usia ini kami adakan sebagai sarana pembinaan perenang usia dini,” ungkapnya.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi, Ahmad Khairullah, menilai kejuaraan renang pelajar dan usia dini memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem olahraga prestasi.

Dari ajang seperti ini, KONI dapat memetakan atlet-atlet potensial untuk mengikuti pusat latihan kabupaten, dengan penilaian berdasarkan performa dalam setiap perlombaan.

“Sehingga harapannya akan ada atlet potensial yang bisa mewakili Banyuwangi di berbagai tingkat kejuaraan,” ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.