Musda IX LDII Situbondo Dorong Kaderisasi dan Sinergi UMKM
Haorrahman February 14, 2026 08:48 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Situbondo menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-IX pada Sabtu (14/02/2026). Forum tertinggi organisasi tingkat kabupaten itu berlangsung di lantai dua Kantor Pemkab Situbondo.

Musda dihadiri Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah, Wakil Ketua DPW LDII Jawa Timur KH Abdul Muis Zuhry, serta sejumlah tokoh daerah termasuk perwakilan DPRD Situbondo.

Ketua DPD LDII Kabupaten Situbondo, Arief Fadjar, menegaskan Musda kali ini menjadi momentum penguatan kaderisasi. Menurutnya, tantangan era digital dan masifnya media sosial menuntut organisasi untuk beradaptasi dengan pemikiran yang lebih progresif.

Baca juga: Polres Situbondo Fasilitasi Ojol Dapat Diskon 50 Persen BPJS Ketenagakerjaan

“Kami perlu ada pemikiran luar biasa, sehingga kami berharap program-program kerja terwujud dan dapat dilaksanakan secara realistis,” ujarnya.

Arief menambahkan, LDII ke depan diharapkan semakin bersinergi dengan pemerintah daerah dan dipimpin sosok yang amanah serta berakhlakul karimah.

“Artinya apa yang dihasilkan itu bisa bermanfaat untuk warga LDII sendiri, pemerintah, serta masyarakat luas,” katanya.

Baca juga: Jelang Ramadan 2026, Harga Cabai dan Daging Ayam di Kabupaten Situbondo Alami Kenaikan

Penguatan SDM dan Multimedia

Menghadapi era digitalisasi, LDII Situbondo telah membentuk KIM Multimedia yang melibatkan generasi muda kreatif dan produktif.

“Itu sengaja dibentuk dari generus muda yang kreatif, motivatif dan semangat,” ucap Arief.

Selain itu, LDII juga menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter dan mampu berkontribusi, termasuk di bidang jurnalistik dan media massa.

“Terutama di media massa, dan kami telah menyiapkan di bidang jurnalistik yang produktif dan komunikatif,” tambahnya.

Baca juga: Polisi Sahabat Anak di Situbondo, Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Arief menyebutkan, terdapat delapan klaster program kerja yang akan diperkuat, di antaranya bidang dakwah, ekonomi syariah, hingga energi terbarukan. Seluruh keputusan strategis akan ditetapkan melalui forum Musda.

Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, berharap Musda IX LDII mampu memperkuat kolaborasi antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah, terutama dalam pengembangan UMKM.

“Terutama menggalakkan UMKM dan kolaborasi seperti apa dengan pemerintah,” ujarnya.

Menurutnya, peran LDII penting dalam mencetak generasi berakhlakul karimah di tengah tantangan sosial saat ini.

Baca juga: Apkasi Salurkan Bantuan Banjir Situbondo, Dorong Kebijakan Afirmatif

“Karena kondisi zaman saat ini pemerintah tidak bisa berjuang sendiri, misalnya memerangi miras dan anak-anak trek-trekan. Makanya kami butuh LDII untuk bersama-sama membantu pemerintah kabupaten,” harapnya.

Wabup menambahkan, program penguatan UMKM menjadi irisan kepentingan antara Pemkab Situbondo dan LDII dalam meningkatkan perekonomian serta menekan angka kemiskinan.

“Intinya apa yang menjadi program UMKM mas Rio dan saya itu sama dengan LDII, yakni perekonomian melalui UMKM,” tambahnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.