Banyuwangi Aquatik Student Sprint 2026: Ajang Berburu Bibit Atlet Renang
Cak Sur February 14, 2026 09:32 PM

 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Ratusan pelajar dari wilayah eks-karesidenan Besuki memadati kolam renang GOR Tawangalun, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), untuk mengikuti kejuaraan renang bergengsi bertajuk Banyuwangi Aquatik Student Sprint. Kompetisi ini berlangsung pada tanggal 14-15 Februari 2026.

Kejuaraan ini diinisiasi oleh Pengurus Kabupaten (Pengkab) Akuatik Indonesia Banyuwangi. Fokus utamanya adalah menjaring bibit-bibit atlet renang potensial yang nantinya akan dibina secara profesional.

Ketua Pengkab Akuatik Indonesia Banyuwangi, Aditya Ruli Delianto, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi tahun ini. Tercatat ada 617 perenang yang datang dari empat kabupaten berbeda di wilayah Tapal Kuda.

"Kejuaraan tersebut diikuti oleh 617 perenang dari empat kabupaten, yakni Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso dan Jember," kata Aditya yang juga dikenal berprofesi sebagai notaris di Banyuwangi tersebut.

Pembinaan Berjenjang Sejak Usia Taman Kanak-Kanak

Banyuwangi Aquatik Student Sprint 2026 mempertandingkan 17 kelompok umur dengan tiga kategori gaya renang utama. Adapun rincian kompetisinya meliputi:

  • Gaya Renang: Gaya punggung, gaya dada, dan gaya bebas.
  • Peserta: Pelajar mulai dari tingkat TK hingga SMA sederajat.
  • Kategori Khusus: Usia 5 tahun (TK) dengan jarak lintasan 20 meter.
  • Aturan Keselamatan: Peserta kategori usia dini wajib menggunakan papan renang.

Aditya menekankan, bahwa penyelenggaraan kategori usia 5 tahun bukan sekadar lomba, melainkan investasi jangka panjang. 

"Perlombaan untuk kelompok usia ini kami adakan sebagai sarana pembinaan perenang usia dini," tegasnya.

KOMPETISI RENANG - Ratusan pelajar dari wilayah eks-karesidenan Besuki mengikuti kejuaraan renang Banyuwangi Aquatik Student Sprint yang digelar di kolam renang GOR Tawangalun, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (14/2/2026). Kejuaraan tersebut digelar Pengurus Kabupaten Akustik Indonesia Banyuwangi untuk mencari bibit-bibit atlet renang potensial.
KOMPETISI RENANG - Ratusan pelajar dari wilayah eks-karesidenan Besuki mengikuti kejuaraan renang Banyuwangi Aquatik Student Sprint yang digelar di kolam renang GOR Tawangalun, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (14/2/2026). Kejuaraan tersebut digelar Pengurus Kabupaten Akustik Indonesia Banyuwangi untuk mencari bibit-bibit atlet renang potensial. (Surya.co.id/Aflahul Abidin)

Membangun Ekosistem Olahraga Prestasi di Banyuwangi

Senada dengan hal tersebut, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi, Ahmad Khairullah, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi Pengkab Akuatik Indonesia. 

Menurutnya, ajang seperti ini sangat krusial dalam membangun ekosistem olahraga prestasi.

"Dari sana, kami bisa memproyeksikan atlet-atlet renang asal Banyuwangi yang bisa mengikuti pusat latihan kabupaten (Puslatkab). Pemilihannya akan berdasarkan performa dalam tiap perlombaan atau kejuaraan," jelas Khairullah.

Pihak KONI berharap melalui sistem pemantauan bakat yang ketat, Banyuwangi akan memiliki stok atlet yang mumpuni untuk bersaing di tingkat regional maupun nasional. 

"Sehingga harapannya akan ada atlet potensial yang bisa mewakili Banyuwangi di berbagai tingkat kejuaraan," tambahnya.

Tips Mempersiapkan Anak Mengikuti Lomba Renang Pertama:

  • Pastikan anak sudah mengenal medan kolam dan suhu air di lokasi perlombaan (aklimatisasi).
  • Berikan asupan nutrisi karbohidrat kompleks 2-3 jam sebelum perlombaan dimulai.
  • Jaga kondisi mental anak agar tetap ceria dan tidak merasa tertekan oleh target kemenangan.
  • Selalu cek kelengkapan peralatan seperti kacamata renang yang anti-fog dan tutup kepala yang nyaman.
  • Pastikan anak melakukan pemanasan yang cukup untuk menghindari kram saat bertanding.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.