TRIBUNATIM.COM, SIDOARJO – Perluasan program MBG terus dilakukan berbagai pihak.
Sebab, Indonesia memang sedang mempersiapkan diri menuju generasi emas ditahun 2045.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mencetak generasi bangsa yang berkualitas melalui penguatan gizi.
Untuk itu Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) saat ini terus berfokus dalam memperluas implementasi program MBG.
Sosialisasi program MBG kali ini bertempat di Gedung Auditorium KH. Bisri Syansuri BPVP Sidoarjo, Kebaron Tulangan pada Jumat, (13/2). Acara yang dimulai pada pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh ratusan peserta dan dihadiri langsung oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina.
Baca juga: Selama Ramadan 2026, MBG di Kabupaten Malang Bakal Sajikan Menu yang Berbeda dari Biasanya
Dalam kesempatannya tersebut, Arzeti Bilbina, menekankan pentingnya program MBG dalam mencetak generasi bangsa berkualitas bangsa. Asupan gizi seimbang dan tepat menjadi fondasi kuat bangsa menuju generasi emas ditahun 2045.
Melalui asupan makanan sehat, diharapkan anak-anak Indonesia tumbuh menjadi imam dan pemimpin bangsa yang berkualitas di masa depan.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah langkah nyata presiden yang berfokus mementingkan keberlanjutan untuk generasi mendatang. Kegiatan sosialisasi ini adalah bentuk perpanjangan tangan pemerintah dalam mensosialisasikan program kesehatan,” tutur Arzeti Bilbina, Sabtu (14/2/202026).
Arzeti juga menyoroti tiga hal krusial yang menjadi landasan kerja Badan Gizi Nasional seperti kualitas makanan, pengkondisian di lapangan, dan kesesuaian standar.
MBG bukan hanya sekadar memberikan makanan gratis saja tapi juga berfokus pada penyediaan makanan bergizi yang disesuaikan dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.
Kebijakan ini juga menjadi investasi bangsa menuju generasi emas ditahun 2045.
Program Makan Bergizi Gratis sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.