Wasit Asal Aceh Pimpin Laga Persipura-Barito
mufti February 15, 2026 10:03 AM

SERAMBINEWS.COM, JAYAPURA – Wasit asal Aceh, Mustafa Kamal SPd MPd terpaksa terbang jauh menuju Kota Jayapura, Papua. Bukan rahasia lagi, kali ini dia mendapat tugas untuk memimpin big match. 

Wasit Kelahiran Jangka Buya, Kabupaten Pidie Jaya tersebut, dipastikan memimpin pertandingan perdana putaran ketiga Championship 2025/2026 antara tuan rumah  Persipura Jayapura dengan Barito Putera Kalimantan Selatan.

Laga Persipura versus Barito akan dipentaskan  di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, hari ini, pada Ahad (15/2) mulai pukul 13.30 WIB.

Pertandingan Liga 2 ini diyakini seru karena kedua tim merupakan penghuni papan atas klasemen. Tim Mutiara Hitam bertengger di posisi kedua dengan mengemas 37 poin. Sementara Laskar Antasari berada di urutan ketiga dengan torehan poin yang sama. Akan tetapi, anak-anak Barito hanya kalah gol.

Sebagaimana diketahui, Mustafa Kamal merupakan wasit Askab PSSI Aceh Besar. Meski bertugas di kompetisi kasta kedua, sebenarnya Kamal—sapaan akrab Mustafa Kamal—merupakan pengadil di pentas kompetisi BRI Super League 2025/26.

Di BRI Super League 2025/26, Aceh memiliki wasit Aidil Azmi, Mustafa Kamal, Dedi Saputra (asisten wasit), dan Muhammad Azmi SPd MPd sebagai pengawas pertandingan. Khusus Kamal, ini tahun pertama dia di Liga teratas Tanah Air setelah promosi dari Liga 2.

Sebelumnya, Aceh pernah memiliki perangkat pertandingan di Liga 1 seperti Faulur Rosi, Abdullah (Kota Sabang), almarhum Ramli Luthan SMHK (Sigli), dan juga Khalid asal Kualasimpang, Aceh Timur.

Karier Mustafa Kamal di blantika nasional dimulai dari bawah. Dia sukses memimpin final Liga Aceh tahun 2019 antara Langsa versus Putra Aceh Utara, di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya. 

Lalu, dia dipercaya memimpin final cabang sepakbola PORA 2022 di Stadion Blang Paseh, Kota Sigli, Pidie. Kala itu tuan rumah Pidie bertemu Aceh Singkil. Dalam partai puncak itu, Pidie menang dengan skor 5-2.

Di partai final cabang sepakbola Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Mustafa Kamal juga diberi kepercayaan sebagai perangkat pertandingan. Dalam duel antara Jawa Timur dengan Jawa Barat itu, Kamal menjadi wasit cadangan mendampingi Sance Lawita. 

Kini, dengan segudang bertugas, tentu PT Liga Indonesia Baru dan Komite Wasit memberikan kepercayaan bagi Mustafa Kamal memimpin big match antara Persipura melawan Barito Putera. Siapa pemenang, langsung sebagai pemuncak klasemen yang kini dipegang PSS Sleman.

Persipura diprediksi tampil tanpa salah satu pemain andalannya, Artur Vieira karena akumulasi kartu kuning. Jika Artur Vieira absen, kemungkinan besar akan berpengaruh pada kekuatan tim, terutama lini belakang Persipura.

Meski Persipura punya pemain lain untuk mengisi posisi bek tengah, tapi Artur Vieira tetap jadi pilar utama di pertahanan Persipura. Pemain asal Brasil itu hampir selalu diturunkan ke lapangan saat pertandingan. Dari total 18 laga yang dilakoni Persipura, Artur Vieira tampil 16 kali.

Di sisi lain, sejumlah pemain baru Persipura berpeluang menjalani debut mereka di laga kontra Barito Putera. Tim Mutiara Hitam mendatangkan Williams Lugo, Bima Ragil, dan Victor Mansaray.

Striker anyar Persipura Victor Mansaray optimis menatap putaran ketiga Championship 2025/2026. Pemain berpaspor Amerika Serikat itu mengaku senang bisa bergabung dengan Persipura.

Ia juga bertekad membawa Persipura kembali ke kompetisi kasta tertinggi Indonesia. “Sangat senang rasanya bisa bergabung bersama Persipura Jayapura, itu adalah kota dengan sejarah yang luas dalam sepak bola Indonesia. Meskipun sekarang tim ini berada di divisi kedua namun apapun bisa terjadi ke depannya. Kami akan berusaha yang terbaik agar tim ini bisa promosi lagi kembali ke Liga 1, tempat tim ini seharusnya berada,” ucap Victor seperti dikutip dari laman resmi klub, Rabu (11/2).(detik/tribunpapua)

 

 

 

 

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.