TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Memasuki hari kedua pelaksanaannya, Lazuardi Athaillah Festival (LazA Fest) 2026 berlangsung meriah di Mall Phinisi Poin Makassar Sabtu (14/2/2026).
LazA Fest 2026 merupakan hasil kolaborasi solid antara dewan guru dan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Lazuardi Athaillah Global Compassionate School.
Acara yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 13-14 Februari 2026 ini, resmi dibuka oleh Pembina Lazuardi Athaillah Makassar, Fitriani Nursaly, dengan turut dihadiri oleh Sekretaris PERCASI Kabupaten Gowa.
Tahun ini, festival mengusung tema "Harmoni in mind, motion, dan imajination" Dengan lomba Tingkat TK: hafalan surah pendek, fashion show, serta lomba mewarnai.
Tingkat SD: lomba Ranking 1, kemampuan bahasa di spelling bee, hingga kemahiran seni modern melalui digital painting.
Tingkat SMP: speech (pidato),vocal group, dan Mobile Legends.
Kategori Umum (SD-SMP): Turnamen catur
Kepala SMP Lazuardi Athaillah, Zulkifli Triputra, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang bagi peserta didik untuk membangun kepercayaan diri.
"Kami berharap LazA Fest menjadi wadah nyata bagi para siswa untuk berani tampil dan menunjukkan potensi terbaik serta kompetensi yang mereka miliki," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala SD Lazuardi Athaillah, Emi Hardiyanti, menekankan bahwa di usia yang ke-10 tahun ini, LazA Fest ingin memberikan dampak yang lebih luas.
"Perayaan satu dekade ini kami dedikasikan agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, khususnya dalam mendukung perkembangan dunia pendidikan dan pengembangan karakter anak sejak dini," pungkas Emi.
Hingga hari terakhir pelaksanaan hari ini, acara berlangsung meriah dengan penampilan-penampilan siswa siswi Lazuardi Athaillah Global Compassionate school Makassar.