BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala) memastikan ketersediaan bahan pokok utama menjelang Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriyah dalam kondisi aman.
Hasil pemantauan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskumdag) Tala menunjukkan stok beras, gula, minyak goreng, telur, dan daging dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Dari hasil pemantauan, persediaan barang sangat cukup menjelang Ramadan dan Idulfitri,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Diskumdag Tala, Edi Haryadi, Minggu (15/2/2026).
Meski demikian, ia mengakui terdapat sejumlah komoditas yang mulai mengalami kenaikan harga, terutama minyak goreng dan gula pasir. Kenaikan ini disebut sebagai fenomena musiman seiring meningkatnya permintaan menjelang bulan puasa.
Baca juga: Resmi Pimpin Desa Jorong Tanahlaut, H Anas Berkomitmen Memperkuat Sistem Musyawarah
Baca juga: Kesaksian Pengunggah Video Kuyang di Bitahan Tapin Kalsel, Awalnya Noor Hasanah Tak Percaya Mistis
Guna mengendalikan harga, Diskumdag Tala bersama Bulog mendistribusikan minyak goreng Minyakita ke sejumlah pedagang di Pasar Pelaihari.
Selain itu, pemerintah daerah juga menggencarkan pasar murah. Beberapa hari lalu Diskumdag Tala mengelar pasar murah bekerjasama dengan TNI di lapangan Kompi 623 Pelaihari.
Dalam waktu dekat, pasar murah juga digelar di Desa Raden, Kecamatan Kurau.
Selanjutnya pada 9 Maret mendatang, pasar murah kembali dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan di Lapangan Pertasi Kencana.
Komoditas yang dijual meliputi bahan pokok penting. Di antaranya beras, gula, minyak goreng, tepung, dan lainnya.
Edi juga memastikan hingga kini tidak ditemukan indikasi penimbunan barang oleh pedagang maupun distributor.
Rencana pasar murah tersebut disambut antusias warga. Siti Rahmah (39), warga Pelaihari, mengaku sangat senang dan tak sabar menanti pasar murah itu. Terutama saat harga sejumlah kebutuhan mulai merangkak naik.
“Alhamdulillah, kami sangat senang dan menunggu pasar murah Ramadan. Biasanya harganya lebih terjangkau, jadi bisa meringankan belanja dapur,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ahmad (45), warga Kurau, yang berharap pasar murah digelar lebih dari sekali selama Ramadan.
Menurutnya, langkah pemerintah daerah tersebut sangat membantu menjaga daya beli masyarakat, khususnya bagi keluarga dengan penghasilan terbatas.
Dengan distribusi Minyakita dan rangkaian pasar murah tersebut, pemerintah daerah berharap stabilitas harga tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri dapat terpenuhi tanpa gejolak berarti.
(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)