SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Gol indah winger asal Spanyol, Juan Mera, pada menit ke-88 menyelamatkan Persiraja Banda Aceh dari kekalahan atas PSPS Pekanbaru. Tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti membuat Lantak Laju menyamakan kedudukan sekaligus berbagi poin.
Laga perdana putaran ketiga Liga Championship Pegadaian 2025/2026 yang mempertemukan Persiraja kontra PSPS Pekanbaru berakhir imbang 1–1, Sabtu (14/2/2026) malam di Stadion Haji Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh.
PSPS Pekanbaru kembali menunjukkan diri sebagai momok bagi Persiraja. Dalam tiga musim terakhir, mereka nyaris selalu berhasil mencuri poin di Banda Aceh, meski kerap datang dengan kondisi tim yang terpuruk di klasemen. Kali ini pun, satu poin kembali dibawa pulang dari Lampineung.
Hasil ini tentu bukan torehan cemerlang bagi debut Pelatih Jaya Hartono bersama Persiraja. Sepanjang laga, taktik yang diterapkannya tampak belum mampu membongkar “parkir bus” PSPS di lini pertahanan.
Persiraja membuka pertandingan dengan Connor Flynn sebagai ujung tombak, didukung Juan Mera dan Asgal Habib di kedua sisi. Lini serang diperkuat Omid Popolzay sebagai gelandang serang.
Beberapa menit setelah kick-off, Persiraja sudah mendapat peluang emas lewat Juan Mera. Namun winger Spanyol itu gagal menuntaskan kesempatan saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan.
Sejak awal laga, Persiraja tampil dominan. Namun justru PSPS yang lebih dulu mencetak gol. Tim tamu membuka keunggulan melalui Antonio Gamaroni pada menit ke-28 lewat skema serangan balik rapi. Empat pemain Persiraja gagal menutup ruang, sehingga umpan matang berhasil diselesaikan Gamaroni yang berdiri bebas di depan gawang. Stadion Lampineung pun sempat terdiam.
Persiraja terus melancarkan serangan sepanjang babak pertama. Sayangnya, rapatnya pertahanan PSPS membuat Lantak Laju kesulitan mencetak gol. Babak pertama ditutup dengan skor 0–1.
Memasuki babak kedua, Persiraja kembali mengontrol permainan. Sejumlah serangan yang dibangun kerap kandas di barisan pertahanan Askar Bertuah. Pada menit ke-52, Asgal Habib mendapat peluang dari bola muntah hasil kemelut di depan gawang. Namun dari jarak sekitar tiga meter, tendangannya justru melenceng ke sisi gawang PSPS.
Sepanjang babak kedua, hampir semua serangan Persiraja kembali patah di rapatnya lini belakang Pekanbaru. Sorakan penonton setiap Flynn cs membangun serangan berulang kali berujung gumam kecewa. Umpan-umpan panjang Persiraja pun banyak yang tak tepat sasaran.
Namun menjelang akhir laga, Juan Mera mencoba aksi individu. Ia mengecoh bek lawan sebelum melepas tendangan keras ke sudut gawang. Bola bersarang di dalam mistar, stadion pun bergemuruh. Para pemain PSPS terduduk terpaku, sementara ofisial tim tamu meluapkan kekecewaan, kemenangan yang sudah di depan mata buyar. Juan Mera menjadi penyelamat Persiraja di menit akhir.
Wasit memberikan tambahan waktu delapan menit, tetapi Persiraja gagal mencetak gol tambahan. Laga pun berakhir imbang 1–1. Hasil ini membuat Persiraja tetap bertahan di peringkat kelima dengan koleksi 28 poin.(mun)