TRIBUN-MEDAN.COM, TARUTUNG-Sabtu siang (14/2/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Tapanuli Utara tak sekadar menjadi ruang seremonial.
Di sana, puluhan warga yang rumahnya rusak akibat banjir dan longsor berkumpul, sebagian masih menyimpan letih yang belum tuntas.
Mereka datang dengan satu harapan, dan penguatan. Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Drs Rapidin Simbolon MM yang juga anggota Komisi XIII DPR RI kembali hadir membawa bantuan susulan bagi korban bencana di Tapanuli Utara.
Bersama para kader di antaranya Sorta Ertaty Siahaan, Jimmy Tambunan, Frido Sinaga, Sabungan Parapat, dan Tiur Silitonga serta jajaragan partai Rapidin menyerahkan bantuan uang tunai Rp1 juta per kepala keluarga bagi pemilik rumah dengan kategori rusak parah.
Sebelumnya, bantuan serupa telah disalurkan untuk warga Desa Sibalanga Kecamatan Adiankoting dan sekitarnya. Kali ini, giliran warga Kecamatan Sipahutar, Parmonangan, pngaribuan dan Pahae sekitar yang menerima.
Bagi sebagian orang, angka satu juta rupiah mungkin tak sebanding dengan rumah yang rata dengan tanah. Rapidin pun menyadari itu.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan salam dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dan menegaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk kehadiran, bukan solusi akhir.
“Kami tahu ini tidak bisa mengganti rumah yang rusak. Tapi kami berharap ini bisa sedikit meringankan dan menjadi tanda bahwa bapak-ibu tidak sendiri,” ujarnya, sembari memberi dorongan agar warga tetap bangkit.
Sejak awal bencana melanda, PDIP Sumut tercatat menurunkan ratusan ambulans, tenaga medis, dan bekerjasama dengan DPP PDIP di Jakarta menghadirkan Kapal Rumah Sakit Apung Malahayati untuk membantu korban di berbagai wilayah Sumatera Utara.
Rapidin sendiri beberapa kali terlihat menyusuri desa-desa terdampak, membawa sembako dan bantuan darurat. Bergerak maksimal demi kemanusiaan yang luput dari perhatian.
Bantuan kali ini disebut sebagai kelanjutan dari penyaluran sebelumnya di Desa Hutanabolon, Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah.
Baca Selanjutnya: Rapidin serahkan bantuan dpd pdip sumut rp juta per kk untuk tukka pengungsi doakan megawati
Di sana, sekitar 600 kepala keluarga dengan kategori rumah rusak parah juga menerima bantuan Rp1 juta per KK.
Di tengah acara, suara Suryadi, warga Kecamatan Pahae Jae, terdengar bergetar.
Ia berdiri, memegang amplop bantuan, lalu menyampaikan terima kasih.
“Terima kasih kepada Bapak Rapidin, Bapak Jimmy Tambunan, dan semuanya. Kami berterima kasih atas kepedulian ini, masih ada yang peduli dengan kami dan tetap setia bersama kami”katanya berterimakasih.
Ia bahkan menyebut, dari sekian banyak partai politik di Indonesia, hanya PDIP yang hadir langsung memberi bantuan kepada mereka di Taput.
Pernyataan itu disambut anggukan beberapa warga lain dengan seruan "Merdeka".
Rasa haru juga terucap dalam doa Boru Silaban, salah satu penerima manfaat.
Bahkan saat didaulat memimpin doa, ia menyebut nama Megawati dan jajaran PDIP, dan berharap partai tersebut tetap menjadi bagian dari mereka yang peduli pada masa-masa sulit.
“Kiranya Tuhan yang membalas kebaikan ini, ” ucapnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 44 kepala keluarga penerima bantuan susulan yang hadir di kantor DPC PDIP Taput.(Jun-tribun-medan.com).