Laporan wartawan Sripoku.com, Angga
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Usai kekalahan atas PSMS Medan dengan skor 3-1 membuat Sumsel United semakin sulit untuk mendapatkan satu tiket promosi ke Super League.
Pasalnya dua pesaing Garudayaksa dan Adhyaksa FC di pekan ke-19 mampu meraih kemenangan sehingga memantapkan posisi keduanya di papan klasemen.
Diketahui jika saat ini peringkat pertama Garudayaksa mengoleksi 37 poin, sedangkan diperingkat kedua Adhyaksa FC mengantongi 36 poin, sedangkan untuk Sumsel United diperingkat ke tiga memegang 31 poin.
Kekalahan dari PSMS Medan membuat perjuangan anak asuh Nil Maizar semakin sulit untuk mendapatkan satu tiket promosi ke Super League, dengan tegas pelatih kelahiran Payakumbuh Sumatera Barat ini mengungkapkan jika disisa pertandingan yang ada ini ia akan mengevaluasi total anak asuhnya untuk tetap konsisten bisa menghasilkan poin di setiap pertandingan.
"Yaaa sangat sulit lah ya untuk kita saat ini, antara Garudayaksa dan Adhyaksa FC, dan kita kalah dari PSMS Medan semakin jauh dari perebutan untuk promosi, karena keduanya menang 2-1," ujar Nil Maizar dalam sesi pos match Press conference pada Sabtu (14/2/2026) malam.
Mantan pelatih timnas Indonesia ini juga tidak ada pilihan lain selain menunggu Garudayaksa dan Adhyaksa FC untuk mendapatkan kekalahannya di round ketiga demi mendekati peringkat pertama dan kedua.
Nil juga dalam sisa pertandingan yang ada akan mengevaluasi total anak asuhnya dari segi teknis, meskipun dapat bermain secara impresif namun tidak dapat memanfaatkan peluang yang ada sehingga kerap kali tim kebanggaan Sumatera Selatan ini mendapatkan serangan balik yang berbuah gol.
"Ini akan kita perbaiki gak mungkin gak kita perbaiki, dalam sepakbola dalam awal pertandingan itu krusial, konsentrasi dari menit awal hingga akhir," ujarnya.
Mantan pelatih PSMS Medan ini juga melihat kelemahan anak asuhnya di lini belakang yang kerap kali membiarkan lawan dengan bebas bergerak dan menendang bola ke gawang.
Dua gol yang tercipta dari Catenazzi dan Dani Saputra tanpa adanya pengawalan pemain belakang, serta gol ketiga dari pemain asal Argentina Catenazzi kesalahan antisipasi pemain belakang.
Saat penyerangan berada dalam kebuntuan Nil Maizar juga memasukkan Kahar Kalu, Tomi Dermawan untuk mencetak gol, namun masih tidak dapat mencetak gol.
Sedangkan dalam sisi penyerangan yang dikomandoi oleh Juninho Cabral yang sulit untuk melepaskan pengawalan dari dua tembok besar PSMS Medan, kerap kali mundur kebelakang untuk menjemput bola sehingga lini depan mengalami kebuntuan.
"Dari sisi beking pemain akan kita perbaiki dan saya sendiri yang akan perbaiki disisa waktu ini kita akan mengoptimalkan pertandingan yang ada untuk bisa terus bersaing mendapatkan tiket promosi ke Super league," tutupnya.