selalu.id – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai Golkar, Arif Fathoni, menggelar ziarah Wali Lima bersama warga daerah pemilihan (Dapil) 3 Surabaya, Minggu (15/02/2026).
Kegiatan tersebut disebut sebagai ikhtiar menjawab target kenaikan suara Partai Golkar sebesar 20 persen pada Pemilu 2029.
Target peningkatan suara itu sebelumnya dicanangkan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Fathoni menegaskan target politik tersebut harus direspons dengan kerja nyata di tingkat daerah pemilihan.
“Target naik 20 persen itu harus dijawab dengan kerja nyata, kedisiplinan, dan kedekatan yang terus dirawat. Ziarah Wali Lima ini kami niatkan sebagai ikhtiar bersama masyarakat, sekaligus ruang kebersamaan,” kata Fathoni.
Fathoni menyatakan Fraksi Golkar DPRD Surabaya tidak ingin hanya bergerak di ruang formal kedewanan, tetapi juga hadir dalam ruang sosial yang dekat dengan tradisi masyarakat Jawa Timur, khususnya Surabaya.
Menurutnya, ziarah dipilih karena memiliki makna spiritual sekaligus mempererat komunikasi langsung antara wakil rakyat dan warga.
“Golkar itu partai besar. Tapi kekuatan partai itu harus hidup di dapil. Fraksi harus menjadi lokomotif, menjadi penggerak utama yang menyambungkan kerja partai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Politisi yang akrab disapa Mas Toni itu menegaskan perawatan dapil bukan kerja musiman menjelang pemilu, melainkan kerja harian yang dilakukan secara konsisten.
“Merawat dapil itu bukan kerja musiman. Namun, ini merupakan kerja harian. Mulai dari mendengar keluhan warga, mengawal layanan publik, sampai memastikan kebijakan kota berjalan adil dan berpihak,” tegasnya.
Ia juga menyinggung momentum menjelang Ramadhan dan Idul Fitri yang kerap diwarnai kenaikan kebutuhan pokok. Menurutnya, partai harus hadir tidak hanya melalui kegiatan sosial, tetapi juga lewat penguatan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
“Menjelang Ramadhan, warga biasanya menghadapi tekanan ekonomi. Karena itu Golkar harus hadir. Bukan hanya dengan kegiatan sosial, tetapi juga dengan kebijakan yang pro-rakyat,” ucapnya.
Fathoni menilai target kenaikan suara 20 persen harus dimaknai sebagai kerja kolektif seluruh kader dan fraksi di daerah. Ia optimistis peningkatan kepercayaan publik akan berbanding lurus dengan capaian politik.
“Kalau rakyat merasakan manfaat, maka kepercayaan akan tumbuh. Dan kalau kepercayaan tumbuh, target politik itu bukan sesuatu yang mustahil,” katanya.
Fraksi Golkar DPRD Surabaya, lanjutnya, akan terus memperluas ruang perjumpaan dengan masyarakat dan memperkuat komunikasi publik di setiap dapil.
“Ziarah ini adalah simbol bahwa perjuangan politik harus disertai ikhtiar dan niat baik. Kami ingin Golkar Surabaya semakin dekat, semakin hadir, dan semakin bermanfaat,” pungkas Fathoni.