Dispendik Surabaya Buka Seleksi Dewan Pendidikan 2026–2030, Ini Jadwal dan Syaratnya
Redaksi February 15, 2026 11:36 AM

selalu.id – Dinas Pendidikan Kota Surabaya membuka seleksi Calon Anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya periode 2026–2030. 

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dispendik.surabaya.go.id/dewanpendidikan mulai 14 Februari 2026 hingga 28 Februari 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan sebelum pendaftaran dibuka, Pemkot telah membentuk panitia seleksi (Pansel) dari unsur perguruan tinggi di Surabaya.

“Pansel ini dibentuk berdasarkan keputusan Wali Kota Surabaya Nomor 100.3.3.3/29/436.1.2/2026 tentang Panitia Seleksi Dewan Pendidikan Kota Surabaya periode 2026-2030,” kata Febri, Minggu (15/2/2026).

Febri menjelaskan tahapan seleksi dimulai dari administrasi pada 16 Februari hingga 1 Maret 2026. Pengumuman calon yang lolos nominasi dilakukan pada 2 Maret 2026, kemudian dilanjutkan pemaparan gagasan dan wawancara pada 4–5 Maret 2026.

Ia merinci tugas pokok Pansel, mulai dari menyiapkan pemilihan, menyusun pedoman teknis, mengumumkan rekrutmen bakal calon, melakukan seleksi, hingga melaporkan hasil pemilihan kepada Wali Kota Surabaya.

“Tugas Pansel ini tidak mudah, sehingga dipilihlah akademisi yang memiliki integritas,” ujarnya.

Febri menyebutkan nama-nama akademisi yang tergabung dalam Pansel, di antaranya Prof. Muchlas Samani dari Universitas Negeri Surabaya, Prof. Dr. Suryanto, M.Si., Psikolog dari Universitas Airlangga, Prof. Dr. Dra. Ignatia Martha Hendrati, ME. dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si. dari Universitas Airlangga, serta Dr.Ing. Ir. Setyo Nugroho dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Salah satu anggota Pansel, Suko Widodo, mengatakan seleksi ini merupakan bagian dari ikhtiar Pemkot Surabaya bersama Dispendik untuk mencari mitra dalam memajukan pendidikan di Kota Pahlawan.

“Pansel berkomitmen untuk mencari dan menemukan tokoh-tokoh yang memiliki integritas dan kompeten,” tegasnya.

Ia menambahkan, seleksi terbuka bagi seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, praktisi pendidikan, tokoh dunia usaha, hingga organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.

“Salah satu tantangan Anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya ke depannya adalah perkembangan dunia digital dan etika komunikasi. Untuk itu, para pendaftar diminta membuat sebuah tulisan maksimal 1.000 kata mengenai Misi Saya sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya,” tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.