Pesan Kadisdik Kepri di Wisudawan UT Batam: Pendidikan Senjata Paling Ampuh
Mairi Nandarson February 15, 2026 11:36 AM

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Andi Agung, mewakili Gubernur Kepri Ansar Ahmad, menghadiri wisuda mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Semester Ganjil Tahun Akademik 2025–2026 di Lantai IV Pasific Hotel Jodoh, Nagoya, Kota Batam, Sabtu (14/2/2026).

Dalam sambutannya, Andi Agung menyampaikan pesan penuh makna kepada para wisudawan. 

Andi Agung menegaskan pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun masa depan, baik secara pribadi maupun sebagai bangsa.

“Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang dapat kamu gunakan untuk mengubah dunia,” kata Andi Agung, di hadapan wisudawan UT Batam.

Dalam kesempatan tersebut Andi Agung menekankan di era digitalisasi saat ini, pendidikan tidak lagi sekadar pilihan alternatif melainkan keharusan.

Sementara saat ini kata Andi Agung, UT telah bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, dengan sistem pembelajaran fleksibel yang memungkinkan mahasiswa belajar di mana saja dan kapan saja.

“Universitas Terbuka bukan lagi tempat kuliah pilihan terakhir, tetapi sudah menjadi pilihan pertama,” kata Andi Agung.

Andi Agung menceritakan bahwa dirinya merupakan alumni UT Batam angkatan 2000–2001.

Andi Agung mengungkapkan rasa bangganya terhadap perkembangan UT di Kepri, sekaligus mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara UT dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Kepulauan Riau.

Andi Agung juga mengatakan sesuai data, jumlah mahasiswa UT di Batam mencapai sekitar 15.700 orang, menjadikannya salah satu perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa terbanyak di Kepri.

Namun demikian, ia mengakui bahwa lulusan SMA dan SMK yang langsung memilih UT sebagai perguruan tinggi masih relatif sedikit. 

Ke depan, pihaknya berharap semakin banyak lulusan SLTA yang menjadikan UT sebagai pilihan utama untuk melanjutkan pendidikan.

“Ke depan, kuliah di Universitas Terbuka bukan hanya sekadar pilihan, tetapi menjadi kebutuhan. Karena di sini kita bisa belajar di mana saja,” kata Andi Agung.

Dalam kesempatan tersebut Andi Agung menyoroti tantangan global di era digital, dimana kompetisi tidak hanya berbicara soal teknologi, tetapi juga persaingan kualitas sumber daya manusia. 

“Yang cepat akan memimpin, yang lambat akan tertinggal. Karena itu, peningkatan kompetensi dan ilmu pengetahuan menjadi keharusan,” kata Andi Agung.

Andi Agung juga menegaskan kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya. 

Provinsi Kepri kata Andi Agung, terus berkomitmen meningkatkan pembangunan di sektor pendidikan sebagai fondasi penguatan ekonomi di masa depan.

( tribunbatam.id/ian sitanggang )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.