Penjelasan Kades Curuglanglang soal Ibu dan 2 Anak Terjatuh di Jembatan Gantung Pandeglang
Ahmad Tajudin February 15, 2026 12:59 PM

TRIBUNBWNTEN.COM, PANDEGLANG-Kepala Desa (Kades) Curuglanglang, Komarudin, mejelaskan terkait kondisi jembatan gantung rusak yang menyebabkan satu orang ibu dan dua anak terjatuh ke Sungai Cidelem, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Banten, 

Seorang ibu dan dua orang anak terjatuh dari jembatan gantung di Kampung Sudirman, Desa Curuglanglang, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. 

Ketiganya terjatuh saat melintas mengendarai sepeda motor.

Sang ibu saat itu membonceng dua orang anak yakni satu anak kandung, dan satu lagi keponakan.

Komarudin mengakui, bahwa jembatan tersebut kondisinya sudah rusak berat. Jembatan itu dibangun pada tahun 2016 dari Corporate Social Responsibility (CSR) Krakatau Steel. 

"Iya rusak berat, parah banget. Itu dibangun dari CSR Krakatau Steel tahun 2016. Sampai saat ini belum dibangun lagi," ujarnya dalam sambungan telepon, Minggu (15/2/2026).

Baca juga: Kisah Salinah, Lansia asal Pamarayan Serang Gagal Umrah, Tabungan Hasil Tani Raib Ditipu Muthawif

"Paling kita benerin yang rusak, ngelas lantainya, terus besinya juga sebagian udah pada copot," sambungnya. 

Ia mengatakan, jembatan tersebut merupakan akses vital bagi warga Kampung Curug dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) ada sebanyak 35 KK. 

"Iya vital banget, baik anak sekolah, aktivitas warga. Apalagi kalau lebaran, itu suka banyak yang lewat ziarah. Makanya kami juga khawatir," katanya. 

Ia menyebut jembatan gantung hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua. 

Ibu dan dan dua orang tersebut terjatuh setelah pulang berbelanja. 

"Iya abis pulang belanja. Ketika dia udah sampe ke ujung itu jatuh," ujarnya. 

Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang akan mengunjungi jembatan gantung tersebut. 

"Rencananya besok Senin ke lokasi, soalnya sudah perintah dari Ibu Bupati. Saya juga dan Pak Camat sudah ke PUPR," ujarnya. 

Ia menambahkan, jumlah penduduk di Desa Curuglanglang, ada sebanyak 3.100 jiwa. Sementara luas wilayah 1.113 hektar. 

Dari 3.100 jiwa, mayoritas pekerjaan masyarakat di sana adalah pertanian. 

Sebelumnya, seorang warga setempat, Iman Sutiana, mengatakan dua orang jatuh ke aliran Sungai Cidelem, sementara satu orang anak tersangkut di seling jembatan. 

"Tiga orang masih satu keluarga jatuh dari jembatan. Dua orang jatuh ke tepi sungai, dan satu anak tersangkut seling jembatan," katanya dalam sambungan telepon, Jumat (13/2/2026). 

Ia mengungkapkan ketiganya terjatuh saat akan melintas, namun secara tiba-tiba seling bantalan jembatan putus. 

Akibatnya, membuat pengendara sepeda motor tengah bonceng tiga hilang keseimbangan dan jatuh.

"Untungnya yang anak kecil gak sampai jatuh. Hanya saja orang tuanya dan satu orang dewasa mengalami luka-luka pada bagian kakinya," ujarnya. 

Menurutnya, jembatan gantung yang melintasi sungai Cidelem ini telah rusak berat sejak tahun 2017. 

"Rusak sejak tahun 2017. belum ada penanganan lagi hingga sekarang ini," ujarnya.
 
Ia menambahkan, bahwa jembatan gantung memiliki panjang sekitar 30 meter dan satu-satunya akses warga. 

"Itu akses utama Kampung Sudimara, karena dikelilingi aliran sungai. Dan kondisi jembatan sudah tidak layak. Seling sudah putus-putus, papan besi juga banyak yang berlubang," katanya. 

Desa Curuglanglang, Kecamatan Munjul berjarak 56 kilometer dari Kantor Bupati Pandeglang. Waktu tempuh menggunakan mobil sekitar 1 jam, 42 menit.

Menanggapi hel itu, Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, mengaku sudah menerima informasi tersebut. 

Bahkan, ia juga sudah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan survei ke lokasi. 

"Saya menyampaikan prihatin atas adanya tiga orang warga jatuh dari jembatan. Kami sudah menerima informasinya. Dan sudah memerintahkan ke DPUPR untuk melakukan survei ke lokasi," katanya dalam keterangan tertulisnya. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.