Bojan Hodak Akui Mental Pemain Persib Terguncang usai Dibabat Ratchaburi: Kadang Kekalahan Itu Perlu
Ravianto February 15, 2026 02:39 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung kembali menggenjot persiapan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (15/2/2026), demi mengejar misi nyaris mustahil di leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2).

Kekalahan telak 0-3 dari Ratchaburi FC di Thailand pekan lalu menyisakan luka mendalam.

Pelatih Persib, Bojan Hodak menegaskan bahwa kondisi fisik anak asuhnya tetap prima.

Namun dia mengakui sisi psikologis tim menjadi tantangan terbesar saat ini.

Antara Fisik Prima dan Mental yang Terluka

Bojan mengungkapkan bahwa memulihkan kepercayaan diri pemain menjadi agenda utama sebelum menjamu wakil Thailand tersebut pada Rabu (18/2) mendatang.

Baca juga: Sergio Castel Usung Misi "Remontada" Real Madrid di Leg 2 Persib vs Ratchaburi Besok Rabu

"Kondisi pemain secara fisik oke, tapi secara mental agak kurang oke (setelah kalah 0-3)."

"Tapi terkadang kekalahan itu perlu,"

"Dan pertandingan yang buruk bisa saja terjadi dalam sepak bola," ujar Bojan usai memimpin sesi latihan di GBLA, Minggu siang.

PELATIH PERSIB BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, di Stadion GBLA, Bandung, Minggu (7/12/2025)
PELATIH PERSIB BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, di Stadion GBLA, Bandung, Minggu (7/12/2025) (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

Bagi pelatih asal Kroasia tersebut, kekalahan pahit di leg pertama harus dijadikan pelajaran berharga, bukan beban yang menghambat langkah tim untuk bangkit.

Klaim Dominasi yang Berakhir Buntu

Menengok hasil di Thailand, Bojan bersikeras bahwa skor akhir tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya laga.

Ia menilai Maung Bandung sebenarnya mampu mengimbangi, bahkan mendominasi permainan di beberapa fase pertandingan.

"Kami sedikit kurang beruntung. Di babak pertama, kami menjadi tim yang lebih baik. Kami kalah, tapi sebenarnya bermain lebih baik."

"Di babak kedua pun, pada dasarnya kami memiliki peluang dan tembakan yang lebih banyak, tapi tidak ada gol yang tercipta," jelasnya.

Faktor non-teknis seperti perbedaan cuaca yang ekstrem di Thailand juga disebut menjadi kendala yang tidak boleh terulang saat bermain di kandang sendiri.

Misi "Comeback" di GBLA

Bojan menekankan bahwa timnya sudah mulai menunjukkan pola permainan yang diinginkan.

Kini, fokus penuh dialihkan untuk membalikkan keadaan di hadapan pendukung sendiri.

"Kami sekarang fokus ke laga berikutnya. Kami harus selalu percaya bisa melakukan sesuatu untuk membalikkan keadaan. Hal-hal (kesalahan) di leg pertama tidak boleh terjadi lagi," tegas Bojan.

Persib wajib menang dengan selisih minimal empat gol di GBLA jika ingin melenggang langsung ke babak 8 besar tanpa melalui drama adu penalti. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.