TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah video yang merekam dua sejoli berbuat asusila di dalam taksi online viral di media sosial. Kejadian tersebut diduga terjadi di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026) malam.
Head of Corporate Affairs Gojek Rosel Lavina menyatakan, Gojek telah melakukan investigasi atas laporan tindak asusila yang dilakukan oleh penumpang di salah satu armada GoCar. Penumpang terbukti melakukan pelanggaran.
"Berdasarkan investigasi tersebut terbukti penumpang melakukan pelanggaran. Akun penumpang tersebut telah kami lakukan suspend/pemblokiran permanen," ujar Rosel salam keterangannya, Minggu (15/2/2026).
Baca juga: Deepfake Asusila dan Krisis Kepercayaan Digital
Ia menyebut akun penumpang yang terlibat telah disuspend atau diblokir secara permanen.
"Langkah tegas ini penting agar kejadian ini tidak terulang serta memastikan ekosistem Gojek senantiasa aman, bebas dari tindak asusila serta berbagai bentuk pelanggaran lainnya," ungkap dia.
Gojek juga mengimbau mitra driver untuk melaporkan setiap pelanggaran melalui kanal resmi, termasuk halaman bantuan di aplikasi Gojek Driver.
Dalam situasi darurat, mitra driver maupun pelanggan dapat menggunakan tombol darurat di aplikasi yang terhubung langsung dengan Unit Darurat atau Satgas Gojek yang siaga 24 jam.
"Gojek berkomitmen menghadirkan ekosistem yang aman untuk pelanggan mau pun mitra driver. Hal ini diwujudkan lewat serangkaian langkah preventif serta penindakan yang tegas atas pelaku pelanggaran," tegas dia.
Dalam unggahan video dashcam mobil tampak sepasang kekasih tersebut duduk di kursi penumpang.
Penumpang wanita lalu terlihat tiduran dan meletakkan kepalanya di bagian paha laki-laki.
"Apes On Bid 10 Februari 2026, ada Gen Z mesan Gocar masuknya ke aplikasi gua, kalau penumpang mesum di mobil gimana," tulis sopir taksi online di akun Instagram miliknya @azmirahmatzz.
"Ketika gua menjadi penumpang di dua aplikasi ijo, gua selalu menjaga sikap, tapi kenapa orang ini kok bisanya mesum di mobil gua?" lanjutnya.
Pengemudi itu lalu menaikkan nada suaranya untuk menghentikan perilaku tak senonoh tersebut.
“Bang, minta maaf, emang enggak bisa ditahan bentar? Ini mobil saya, lho, jangan di mobil saya," katanya.
"Bisa, maaf," jawab penumpang laki-laki.
Menurut pengakuan sopir taksi online, setelah ditegur, ia melihat pakaian sepasang kekasih tersebut tampak berantakan.
Aksi tegas sopir ini mendapat dukungan warganet, yang meminta agar pihak aplikasi tidak memberikan sanksi apabila ada laporan buruk dari penumpang.
Polisi buru pelaku
Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Muhammad Kukuh Islami menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pasangan itu.
“Kami belum tahu siapa orangnya. Kami nanti lakukan penyelidikan terlebih dahulu, terutama kami nanti akan cari tahu siapa sopir di dalam mobil ini," kata Kukuh, Kamis (12/2/2026).
"Kan dia (sopir) yang mengetahui informasi siapa penumpang yang berbuat mesum yang dia tegur itu," sambungnya.
Kukuh menambahkan, karena lokasi gelap, identitas pelaku belum dapat dipastikan.
“Saya minta Kanit Reskrim untuk mencari tahu siapa sopir mobil tersebut untuk mencari tahu identitas anak muda-mudi ini,” kata Kukuh.