TRIBUNNEWS.COM - Layanan streaming musik Spotify kembali menaikkan harga langganan untuk pelanggan di Amerika Serikat dan sejumlah negara lain.
Kenaikan tarif ini mulai berlaku pada siklus perpanjangan langganan Februari 2026. Informasi tersebut dilaporkan oleh 9to5Mac.
Kenaikan harga ini memicu berbagai reaksi dari pengguna.
Di tengah situasi tersebut, pesaingnya, Apple Music, justru menyindir langkah Spotify melalui unggahan media sosial.
Berikut rincian perubahan harga paket Spotify di Amerika Serikat:
Baca juga: Spotify Uji Fitur Baru About the Song, Ungkap Cerita di Balik Lagu
Spotify menyatakan kenaikan tarif dilakukan agar perusahaan dapat terus memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi pengguna.
Kenaikan ini bukan yang pertama. Pada Juni 2024, Spotify juga sempat menaikkan harga paket Premium dari 10,99 dolar AS menjadi 11,99 dolar AS.
Bahkan pada 2023, layanan ini melakukan kenaikan harga pertamanya dari 9,99 dolar AS ke 10,99 dolar AS.
Di saat banyak pelanggan Spotify menyampaikan keluhan di media sosial, Apple Music merespons dengan unggahan bernada sindiran.
Mereka menyebut harga layanan mereka masih tetap sama.
Sejak diluncurkan pada 2015, Apple Music memulai tarif langganan sebesar 9,99 dolar AS per bulan.
Kenaikan harga baru terjadi satu kali pada Oktober 2022 menjadi 10,99 dolar AS per bulan dan belum berubah hingga sekarang.
Berikut harga paket Apple Music saat ini:
Selain itu, Apple Music juga menawarkan uji coba gratis selama tiga bulan hingga 24 Februari 2026.
Layanan ini juga termasuk dalam paket bundel Apple One yang menggabungkan beberapa layanan lain seperti Apple TV+, Apple Arcade, dan Apple News+.
Menurut laporan jurnalis Chance Miller, perbedaan harga antara Apple Music dan Spotify cukup terasa, terutama pada paket keluarga yang memiliki selisih sekitar 5 dolar AS per bulan.
Persaingan kedua layanan streaming musik ini diperkirakan akan semakin ketat, terutama dengan strategi harga dan promo yang ditawarkan masing-masing platform.
Disclaimer: Konversi dolar AS ke rupiah menggunakan estimasi kurs Rp16.900 per dolar AS. Nilai dapat berubah mengikuti kurs terbaru.
(Tribunnews.com/Widya)