Kompak dan Bersyukur, Mahasiswa Puncak di Manokwari Rayakan HUT Asrama ke-6
Hans Arnold Kapisa February 15, 2026 04:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Mahasiswa Puncak kota studi Manokwari rayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 gedung Asrama di Amban Manokwari, Sabtu (14/2/2026).

Perayaan HUT Asrama melalui ibadah syukur dengan mengusung tema “Satu Hati, Satu Tujuan di Dalam Kristus”.

Koordinator Wilayah (Korwil) Puncak, Kanus Kogoya, mengungkapkan rasa syukur atas keberadaan asrama tempat perlindungan sekaligus wadah pembinaan mahasiswa asal Kabupaten Puncak di Manokwari.

“Syukur atas kebaikan Tuhan, sehingga asrama ini sudah berusia 6 tahun sejak diresmikan pada 14 Februari 2020, dan masih berdiri dengan fasilitas yang lengkap,” ujarnya.

Kanus mengajak seluruh penghuni asrama untuk menjaga nama baik serta mempertahankan kekompakan dan kebersamaan yang telah diwariskan para senior. 

Menurutnya, keberadaan asrama tersebut tidak terlepas dari perjuangan panjang generasi sebelumnya.

Ia mengungkapkan, pembangunan asrama diawali dengan peletakan batu pertama pada tahun 2016. 

Setelah melalui proses panjang, asrama tersebut akhirnya diresmikan pada 14 Februari 2020. 

Selain di Manokwari, pembangunan asrama mahasiswa Puncak juga dilakukan di Jayapura dan Manado sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan generasi muda.

“Hari ini asrama kita sudah memasuki usia enam tahun. Ini masih usia muda, sehingga kita semua punya tanggung jawab untuk menjaga dan merawatnya demi generasi berikutnya,” tegasnya.

Baca juga: HUT ke-5 Asrama Mahasiswa Puncak di Manokwari, Rondinus Wonda Minta Jaga Fasilitas Pemerintah

Ia juga menekankan bahwa perjuangan para senior dalam menghadirkan asrama tersebut bukanlah hal yang mudah. 

Karena itu, seluruh penghuni diminta untuk merawat fasilitas yang ada dengan penuh tanggung jawab.

“Tolong jaga dan rawat sebaik mungkin, karena perjuangan para senior tidak gampang,” katanya lagi

Dalam kesempatan itu, Kanus juga menyinggung perhatian dari Pemerintah Kabupaten Puncak terhadap asrama yang merupakan aset permanen pemerintah daerah. 

Ia mengaku telah berkoordinasi dan menyerahkan proposal bantuan menjelang perayaan, namun hingga kegiatan berlangsung belum direspons.

“Sebelum hari raya saya sudah menghubungi dan menyerahkan proposal, tetapi sampai saat ini belum ada respons positif,” ujarnya.

Meski demikian, perayaan HUT tetap terlaksana berkat kerja keras panitia, pengurus asrama, dan Korwil Puncak.

Berbagai upaya dilakukan, baik secara fisik maupun nonfisik, untuk menggalang dana kegiatan.

Kerja fisik dilakukan dengan membantu membersihkan halaman rumah para senior dan kenalan yang turut mendukung pencarian dana. 

Sementara secara nonfisik, dana diperoleh dari iuran anggota asrama dan pengurus Korwil.

“Maka acara ini bisa dirayakan berkat usaha panitia dan pengurus asrama serta Korwil Puncak,” ungkapnya.

Ia berharap ke depan pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap asrama sebagai aset resmi daerah. 

Baca juga: Korwil Puncak Jaya Manokwari Rayakan Natal, Perkuat Spiritualitas dan Karakter Mahasiswa

Menurutnya, kebutuhan asrama yang diajukan melalui proposal seharusnya dapat ditindaklanjuti demi mendukung kelancaran studi mahasiswa.

“Kami datang ke sini untuk kuliah dan tinggal di asrama. Jangan sampai karena kurangnya dukungan pemerintah terhadap kegiatan atau kebutuhan asrama justru menghambat perkuliahan mahasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Asrama Mahasiswa Puncak, Yodi, mengapresiasi seluruh anggota yang terus menjaga dan merawat aset pemerintah daerah tersebut dengan baik. 

Ia berharap semangat kebersamaan tetap terpelihara sehingga asrama dapat terus menjadi tempat yang nyaman bagi mahasiswa Puncak di Manokwari.

“Harapan kami, asrama ini terus dirawat dan dijaga bersama demi masa depan generasi Puncak yang lebih baik,” tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.