Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Magai
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Skuad Persipura Jayapura benar-benar menggila di hadapan ribuan pendukungnya saat menjamu Barito Putera pada pekan ke-19 Championship 2025/2026, Minggu (15/2/2026).
Bermain di Stadion Lukas Enembe, ribuan penonton memadati tribun sejak sebelum kick off pukul 15.30 WIT.
Dukungan tak henti-hentinya diberikan kepada skuad Mutiara Hitam sepanjang pertandingan berlangsung.
Baca juga: Rekor Penonton dan Pesta Gol: Persipura Jayapura Tegaskan Dominasi di Championship
Sejak menit awal, Persipura langsung mengambil inisiatif serangan. Permainan cepat dan pressing ketat yang diterapkan anak asuh pelatih Rahmat Darmawan membuat Barito Putera kesulitan mengembangkan permainan.
Peluang pertama tercipta pada menit ke-24 melalui sepakan keras Reno Salampessy dari luar kotak penalti, namun bola masih membentur pemain lawan.
Persipura terus menggempur pertahanan Barito melalui kombinasi serangan Ramai Rumakiek, Marco Merauke, serta pemain anyar Williams Lugo yang tampil cukup impresif dalam laga perdananya.
Menit ke-29, tendangan sudut yang dieksekusi Ramai Rumakiek disambut sundulan Marco Merauke, namun bola masih melambung di atas mistar gawang.
Beberapa menit kemudian, Persipura kembali mendapat peluang melalui tendangan bebas di dekat kotak penalti, tetapi belum membuahkan hasil.
Baca juga: 20.270 Penonton Padati Stadion Lukas Enembe, Dukung Persipura Jayapura vs Barito Putera
Sorakan ribuan penonton semakin menggema setiap kali Persipura membangun serangan. Atmosfer stadion terasa membakar semangat para pemain di lapangan.
Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya lahir pada masa tambahan waktu babak pertama. Reno Salampessy memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan yang tak mampu dibendung kiper Barito Putera.
Stadion Lukas Enembe pun bergemuruh, ribuan penonton berdiri menyambut gol pembuka tersebut. Akhirnya Skot berubah 1-0.
Baca juga: Persipura Jayapura Lumat Barito Putera 4-1, Reno Salampessy Brace
Belum sempat Barito menata kembali permainan, Persipura kembali menghantam. Hanya berselang 1 menit, serangan balik cepat yang dibangun Williams Lugo berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Ramai Rumakiek. Gol kedua tercipta dalam rentang dua menit tambahan waktu.
Dua gol kilat tersebut menjadi bukti keganasan Persipura di Papua. Hingga peluit babak pertama dibunyikan, Persipura Jayapura unggul 2-0 atas Barito Putera.
Kemenangan sementara ini menjadi suntikan moral bagi skuad Mutiara Hitam untuk mengamankan tiga poin penting di kandang sendiri, di hadapan ribuan pendukung setianya.
Baca juga: Tanding di Ketinggian 1800 Mdpl, Persipura Legend Tundukkan Persiwa Legend di Stadion Wamena
Sementara itu, sebanyak 20.270 penonton memadati tribun sejak sebelum kick off pukul 15.30 WIT.
Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang musim ini di kompetisi Championship Indonesia.
Dukungan tak henti-hentinya diberikan kepada skuad Mutiara Hitam sepanjang pertandingan berlangsung.
Sorak sorai penonton menggema sejak menit awal laga, menciptakan tekanan tersendiri bagi tim tamu.
Didukung penuh publik Papua, Persipura langsung tampil agresif dengan permainan cepat dan pressing ketat yang diterapkan anak asuh pelatih Rahmat Darmawan.
Baca juga: Laga Penentuan Nasib Persipura vs Barito Putera: Suporter Ajak Warga Padati Stadion Lukas Enembe
Barito Putera pun kesulitan mengembangkan permainan, karena anak asuh Rahmat Darmawan berhasil menunjukkan pola permainan yang apik.
Peluang pertama tercipta pada menit ke-24 melalui sepakan keras Reno Salampessy dari luar kotak penalti.
Namun bola masih membentur pemain bertahan Barito. Tekanan terus dilancarkan Persipura lewat kombinasi serangan Ramai Rumakiek, Marco Merauke, serta pemain anyar Williams Lugo yang tampil impresif pada laga perdananya.
Menit ke-29, Persipura kembali mengancam melalui tendangan sudut yang dieksekusi Ramai Rumakiek.
Sundulan Marco Merauke masih melambung di atas mistar gawang. Beberapa menit berselang, Persipura kembali memperoleh peluang dari situasi tendangan bebas di dekat kotak penalti, tetapi belum membuahkan gol.
Sorakan 20.270 penonton semakin menggema setiap kali Persipura membangun serangan. Atmosfer Stadion Lukas Enembe terasa membakar semangat para pemain di lapangan. (*)