Bahar bin Smith Tak Ditahan di Kasus Pengeroyokan Banser, Mengaku Masih Pemulihan Akibat Kecelakaan
Rr Dewi Kartika H February 15, 2026 05:07 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Pendakwah Bahar bin Smith telah diperiksa sebagai tersangka terkait kasus pengeroyokan terhadap anggota Barisan Serbaguna Ansor (Banser) Tangerang.

Bahar menjalani pemeriksaan selama 1x24 jam sejak Selasa (10/2/2026) hingga Rabu (11/2/2026).

Setelah proses pemeriksaan, polisi memutuskan untuk tidak menahan Bahar.

"Terkait tentang pemeriksaan tersangka HBS di Polres Metro Tangerang Kota, dudah dilakukan pemeriksaan 1x24 jam. Memang penyidik setelah melakukan pemeriksaan tidak melakukan penahanan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Minggu (15/2/2026).

Budi menjelaskan, ada permohonan penangguhan penahanan yang diajukan oleh pengacara dan keluarga Bahar bin Smith.

"Dikarenakan ada permohonan secara yuridis, bagaimana permohonan keluarga dan pengacara untuk tidak dilakukan penahanan," ujar Kabid Humas.

Menurut dia, Bahar masih dalam proses pemulihan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas pada Desember 2025 lalu.

"Tidak dilakukan penahanan dengan pertimbangan ada fakta tersangka HBS dalam mengalami masa pengobatan pemulihan akibat kecelakaan terjadi Desember 2025," ungkap Budi.

"Kondisi itu sehingga harus melaksanakan rawat jalan, ada kondisi-kondisi medis dan ini sudah dikonversikan melalui kedokteran Polri, sehingga bukan menjadi suatu alasan. Tetapi alasan untuk yang bersangkutan melaksanakan rawat jalan," imbuh dia.

Meski Bahar bin Smith tak ditahan, proses pemberkasan kasus ini masih terus berjalan. Dalam waktu dekat, berkas perkara akan dilimpahkan ke Kejaksaan.

"Tetapi proses perkara tetap berjalan, pemberkasan segera akan dikirim kepada pihak Kejaksaan untuk pelimpahan berkas perkara," ucap Budi.

Adapun dugaan penganiayaan yang dilakukan Bahar bin Smith terjadi pada 21 September 2025 saat ia menghadiri sebuah acara di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang.

Ketika itu, korban hadir di acara tersebut untuk mendengarkan ceramah Bahar.

Saat korban mendekat dan berusaha bersalaman, sejumlah orang yang mengawal Bahar langsung mengadangnya.

Korban kemudian dibawa ke sebuah ruangan dan mengalami dugaan penganiayaan hingga babak belur.
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.