TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Warga Desa Kombiling, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat membangun gorong-gorong di Dusun Babana Baru secara swadaya.
Sarana yang mereka bangun itu selama ini menjadi akses utama warga setempat yang bermukim di sana.
Tidak mengandalkan dana desa, warga membangun secara swadaya, menggunakan sumbangan bersama dan para pengusaha sawit setempat.
Baca juga: UPTD Air Bersih Mateng Minta Warga Bijak Pakai Air dan Tak Boleh Pakai Mesin Pompa
Baca juga: Kasus Dugaan Pencurian TBS Sawit di Mateng Polisi Sebut Terlapor dan Pelapor Saling Lapor ke Polres
Total dana swadaya yang terkumpul mencapai Rp5 juta.
"Dana tersebut tidak hanya berbentuk uang tunai, tetapi juga material bangunan seperti semen dan pasir," ujar Kepala Desa Kombiling, Hammading, Minggu (15/2/2026).
Ia menjelaskan, inisiatif pembangunan ini muncul karena kondisi gorong-gorong berukuran 6 x 2 meter ini, sudah tua dan rapuh.
Padahal, infrastruktur tersebut menjadi penghubung vital bagi aktivitas sehari-hari warga Desa Kombiling yang berjumlah 1.848 jiwa atau 490 kepala keluarga (KK).
Hal senada disampaikan Sekretaris Desa Kombiling, Malkam.
Menurutnya, gorong-gorong dibangun saat ini merupakan bangunan lama didirikan pada tahun 2012 silam.
Seiring berjalannya waktu, kondisinya semakin memprihatinkan dan perlu segera diperbaiki.
"Makanya pemerintah desa dan masyarakat berinisiatif melakukan gotong royong pembangunan secara swadaya," terang Malkam.
Dengan semangat kebersamaan ini, ia berharap akses utama desa bisa kembali normal dan aktivitas ekonomi maupun sosial masyarakat tidak lagi terhambat oleh rusaknya infrastruktur. (*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah