Polisi Pastikan Penyebab Pemotor Tewas di Jl Trans Sulawesi Mamuju Bukan karena Tumpahan Solar
Ilham Mulyawan February 15, 2026 06:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Peristiwa kecelakaan tunggal, mengakibatkan seorang pria bernama Munawir (37) meninggal dunia, Sabtu (14/2/2026) pagi.

Munawir meninggal usai terjatuh di Jalan Trans Sulawesi, Dusun Pasada, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Ia terjatuh, setelah sepeda motor Honda GTR DC 5212 AH yang dikendarainya oleng, setelah melintasi jalan yang tergenang cairan.

Baca juga: Warga Desa Kombiling Mateng Kumpulkan Rp5 Juta Bangun Gorong-Gorong Secara Swadaya

Baca juga: UPTD Air Bersih Mateng Minta Warga Bijak Pakai Air dan Tak Boleh Pakai Mesin Pompa

Muncul spekulasi, bahwa cairan yang berada di jalan itu adalah Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar, yang tumpah dari truk pengangkut yang juga melintasdi jalur sama.

Namun Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir menepis isu tersebut.

Ia menegaskan kondisi aspal yang licin murni disebabkan oleh guyuran air hujan, bukan zat cair berbahaya lainnya.

KECEKALAAN MAUT- Jenazah pengendara sepeda motor tergeletak di badan Jalan Trans Sulawesi, Dusun Pasada, Desa Botteng Utara, Kecamatan Simboro, Mamuju, usai mengalami kecelakaan tunggal pada Sabtu (14/2/2026) pagi, sebelum dievakuasi petugas kepolisian.
KECEKALAAN MAUT- Jenazah pengendara sepeda motor tergeletak di badan Jalan Trans Sulawesi, Dusun Pasada, Desa Botteng Utara, Kecamatan Simboro, Mamuju, usai mengalami kecelakaan tunggal pada Sabtu (14/2/2026) pagi, sebelum dievakuasi petugas kepolisian. (Suandi/Suandi)

"Kondisi aspal saat kejadian memang basah setelah diguyur hujan, yang diduga kuat menjadi penyebab utama kendaraan korban tergelincir. Situasi cuaca saat itu mendung di pagi hari," ujar Iptu Herman Basir, saat dikonfirmasi, Minggu (15/2/2026).

Polisi Olah TKP

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. 

Iptu Herman menegaskan tidak ada indikasi keterlibatan kendaraan lain dalam insiden ini.

"Hasil pemeriksaan awal di lapangan menunjukkan tidak ada tanda-tanda benturan atau tabrakan. Kami juga tidak menemukan bekas rem maupun pecahan kaca dari kendaraan lain di sekitar titik jatuhnya korban," jelasnya.

Akibat kecelakaan tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. 

Insiden maut tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WITA.

Kondisi medan jalan di titik kecelakaan merupakan jalur turunan yang menikung tajam. 

Selain itu, aspal tampak basah akibat cuaca pagi yang mendung, yang diduga membuat permukaan jalan menjadi lebih licin dari biasanya.

Di sekitar lokasi kejadian juga tidak terdapat pemukiman warga, sehingga suasana saat itu cenderung sepi. 

Jenazah korban sempat tergeletak di tengah badan jalan dan ditutupi oleh warga serta petugas menggunakan daun pisang dan kain sebelum dievakuasi.

Berdasarkan keterangan saksi mata di sekitar lokasi, korban melaju dan tiba-tiba hilang kendali hingga terjatuh sendiri. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.