Kemenangan Darmadi Jadi Ketua KONI Dipuji Tak Tersulut Emosi, Zia Lawannya Tiba-tiba Naik Meja
Alga W February 15, 2026 07:13 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Taufiq

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Politisi PDI Perjuangan, Darmadi, memang dalam bursa calon Ketua KONI, Sabtu (15/2/2026) kemarin.

Kemenangannya turut menyisakan cerita beragam.

Baca juga: Menu Berbahan Hasil Petani Lokal, Cafe Burning Bar di Perbatasan Malang-Batu Sajikan View Gunung

Sehari setelah Darmadi terpilih Ketua KONI dengan perolehan 40 suara cabor, sedang lawannya, Zia'ul Haq, politisi Gerindra, mendapatkan 19 suara, kemenangannya masih dibicarakan, Minggu (15/2/2026).

Namun, topik pembicaran bukan kemenangan Darmadi, yang menang telak atas Zia'ul Haq.

Akan tetapi, reaksi 'membatu' Darmadi yang tenang dan terpaku, bahkan tak terpancing emosinya meski lawannya, Zia'ul Haq, tiba-tiba naik meja di ruang sidang gedung DPRD Kabupaten Malang.

Aksi naik meja Zia'ul Haq tersebut kini viral dan jadi pembicaraan banyak orang, mulai para politisi lokal dan nasional.

Mereka heran atas 'keberanian' Zia'ul Haq, yang sampai orasi di atas meja dengan emosi.

Padahal aksi Sekretaris DPC Gerindra tersebut bukan sedang emosi ke Darmadi.

Namun, sedang beradu mulut dengan Unggul Nugroho, teman separtainya sekaligus mantan anggota dewan tiga periode dari Gerindra.

Kini ia hadir sebagai Ketua Cabor Karate.

Tak jelas ada masalah apa dengan keduanya, namun mereka terlibat adu mulut hebat, hingga Zia melakukan aksi orasi di atas meja seperti yang sedang viral.

Adu mulut keduanya karuan membuat peserta sidang, 69 Ketua Cabor, cuma bisa terperangah karena isi yang diperdebatkan tak terdengar, meski keduanya sama-sama pegang mic.

"Tak jelas apa yang diomongkan karena sama-sama ngototnya, sehingga suaranya di wireless, jadi gembret," ungkap para Ketua Cabor.

Namun intinya, Unggul minta dilanjutkan perhitungan suara dengan cara voting terbuka setelah aklamasi diprotes karena sudah disepakati.

Yakni, saat itu, Darmadi memperoleh suara dukungan 37 suara, dengan cara mengacungkan tangan.

Namun, giliran akan dilanjutkan voting untuk Zia, Zia protes dengan meminta voting tertutup atau dengan cara pencoblosan.

"Kami ya enggak mau, masak setiap keputusan sidang, selalu ia protes," tutur Unggul, mantan wakil ketua dewan dari Gerindra yang dulu juga sama-sama jadi pengurus DPC Gerindra dengan Zia.

"Dari keputusan aklamasi hingga voting, kok ada saja masalahnya, itu yang bikin saya untuk mengimbanginya," tambahnya.

Baca juga: Aturan Baru Dishub, Pasar Takjil Kota Malang Wajib Punya Penanggung Jawab & Sediakan Lahan Parkir

Sementara, Sulastiman, pelatih sekaligus Ketua Cabor Gulat, yang jadi koordinator pendukung Darmadi, mengaku tak terbayangkan jika bursa calon Ketua KONI berlangsung ricuh.

Lantaran sebelumnya, bursa calon Ketua KONI berlangsung senyap, namun kali ini benar-benar terasa seperti Pilkada.

"Namun, kami dan para Cabor, pendukungnya salut karena Pak Darmadi terlihat politisi unggul dan benar-benar petarung."

"Sebab, di saat voting, dengan perolehan suaranya sudah unggul, namun diprotes untuk dibatalkan, Pak Darmadi diam saja. Luar biasa, dia itu," tutur Sulastiman.

Bikin ngakak

Namun, ada pengakuan lucu dari Darmadi, yang bikin ketawa pendukungnya.

Menurutnya, saat Zia'ul Haq emosi dan berorasi hingga puncaknya naik meja, justru Darmadi, yang memegangi kabel.

Maksudnya, agar kabelnya tak putus karena mic terpasang paten di atas meja.

"Iya, saya yang memegangi kabelnya karena micnya dibawa jalan Mas Zia," tutur Darmadi membuat ngakak para politisi PDIP yang hadir buat memberi dukungan.

Memang, pencalonan Darmadi terlihat dukungan partainya.

Mulai pagi atau sekitar pukul 07.00 WIB, hingga berakhir Musorkablub, tepat usai azan magrib, terlihat politisi senior PDIP, dengan sabar menungguinya.

Seperti Sugeng Pujianto, mantan anggota DPRD Jatim dua periode, Budi Kriswiyanto, mantan anggota dewan tiga periode dari PDIP.

Termasuk, Abdul Qodir, anggota dewan yang juga Sekretaris DPC PDIP bersama Ahmad Zulham Mubarok, anggota dewan, terlihat paling sibuk untuk memuluskan jalan Darmadi menuju kursi Ketua KONI periode 2026-2028.

"Ya iya lah, Mas Darmadi itu, salah satu kader terbaik partai kami, ya harus kita dukung."

"Meski ini bukan pertarungan partai, namun kami tergerak untuk menguatinya," tutur Adeng (panggilan Abdul Qodir).

ORASI - Zia'ul Haq tiba-tiba naik meja di ruang sidang gedung DPRD Kabupaten Malang di bursa calon Ketua KONI, Sabtu (15/2/2026).
ORASI - Zia'ul Haq tiba-tiba naik meja di ruang sidang gedung DPRD Kabupaten Malang di bursa calon Ketua KONI, Sabtu (15/2/2026). (Istimewa)
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.