Penjualan Astra Motor Kaltim 1 Tembus 53 Ribu Unit 2025, Target 2026 Naik 67 Ribu Unit
Amelia Mutia Rachmah February 15, 2026 07:06 PM

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kondisi bisnis otomotif Astra Motor Kaltim 1 di wilayah Balikpapan dan sekitarnya mengalami dinamika yang cukup terasa dalam dua tahun terakhir. 

Bagaimana tidak, setelah menikmati pertumbuhan signifikan pada 2024, tahun 2025 menjadi periode yang lebih menantang.

Meski begitu, Manager Marketing Astra Motor Kaltim 1, Matthew Poetera Sah mengatakan, main dealer Honda tersebut tetap mampu mempertahankan dominasinya di pasar otomotif dengan capaian hingga 75 persen di tujuh wilayah operasional.

Diantaranya, Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), Paser, Berau, Tanjung Selor, Tarakan, hingga Nunukan.

Bahkan, secara total, pangsa pasar mereka masih tumbuh sekitar 1,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan catatan penjualan sekitar 53 ribu unit sepanjang 2025.

Baca juga: Promo HUT Balikpapan, Astra Motor Kaltim 1 Potong Angsuran Motor, Cek Detailnya

Ia membeberkan, peningkatan pada 2024 lalu tak lepas dari geliat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang memberi dampak ekonomi signifikan.

"Perputaran uang terasa kencang saat itu, juga meningkatkan penjualan kendaraan roda dua. Tapi situasi berubah di 2025. Perputaran ekonomi tak lagi seagresif tahun sebelumnya. Jadi sekarang marketnya memang berbeda. Tantangannya lebih terasa," ujarnya, Minggu (15/2/2026).

Memasuki 2026, Astra Motor Kaltim 1 kembali membangun optimisme dengan target penjualan yang dipatok hingga 67 ribu unit untuk seluruh wilayah operasional. Target ini naik signifikan dibanding realisasi tahun sebelumnya.

Terlebih, stabilitas pasar serta potensi sektor komoditas seperti sawit diyakini masih dapat mendongkrak daya beli masyarakat. Jika perputaran uang kembali membaik, pasar otomotif diyakini akan ikut terdongkrak.

Sementara itu, Astra Motor Kaltim 1 akan memperkuat penjualan melalui peluncuran produk baru, program promosi menarik, hingga berbagai aktivitas branding.

"Namanya target tentu harus naik. Kami melihat 2025 sudah cukup stabil, sehingga 2026 harusnya bisa lebih baik," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.