Wamendagri Minta Gubernur Prioritaskan Keselamatan Warga Pasca-penembakan Pilot di Boven Digoel
Paul Manahara Tambunan February 15, 2026 08:25 PM

 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk, mengaku telah berkomunikasi dengan Gubernur Papua Selatan untuk membantu para pengungsi dari Distrik Yaniruma, Boven Digoel, Papua Selatan.

Diketahui, sebelumnya terjadi penembakan pilot dan co-pilot pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, pada Rabu 11 Februari 2026.

Pasca-insiden tersebut, warga setempat dari Distrik Yaniruma mengungsi ke Ibu Kota Tanah Merah, melalui Distrik Citakmitak di Kabupaten Mappi.
Para pengungsi ini terdiri dari tenaga kesehatan, guru hingga pegawai distrik.

“Kami telah meminta Gubernur Papua Selatan, Bupati Boven Digoel, dan Bupati Mappi, untuk membantu para pengungsi,” ujar Ribka Haluk, Sabtu (14/12/2026).

Hal inipun telah direspons Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, untuk memberikan bantuan.

Baca juga: Wamendagri Ribka Haluk Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah

Selain membantu para pengungsi, Ribka juga meminta pemerintah daerah setempat hadir untuk menjamin keamanan dan pelayanan kemasyarakatan di wilayah yang sebelumnya terjadi penembakan tersebut.

Secara khusus Ribka yang juga Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua itu meminta perhatian Gubernur Papua Selatan, Gubernur Papua Pegunungan, serta para bupati dari Boven Digoel, Mappi, Yahukimo, dan Pegunungan Bintang.

Sebab, secara geografis, Distrik Yaniruma, Kombay, maupun Koroway yang menjadi wilayah terjadinya penembakan, terletak berbatasan dengan Kampung Senggo di Kabupaten Mappi, maupun Kabupaten Yahukimo dan Pegunungan Bintang di Provinsi Papua Pegunungan.

“Dengan didukung aparat keamanan, diharapkan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan penerbangan dapat kembali berjalan efektif di wilayah tersebut,” ujarnya.

“Artinya, di samping membantu mereka yang mengungsi, tapi siapkan juga tenaga kesehatan dan guru untuk layani masyarakat yang tetap tinggal di sana.”

Baca juga: Wamendagri Ribka Haluk Sampaikan Duka atas Gugurnya Dua Pilot Dibunuh di Boven Digoel Papua Selatan

“Kami berharap pemerintah daerah setempat hadir di sana menyiapkan tenaga kesehatan dan guru, terutama yang merupakan masyarakat setempat,” tambahnya.

Ribka menyebutkan bahwa pemerintah daerah setempat harus hadir di tengah-tengah masyarakat, berkolaborasi dengan aparat untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat pasca-insiden penembakan, serta mengambil langkah-langkah seperti di antaranya penerbangan bisa kembali berjalan, termasuk pelayanan kesehatan dan pendidikan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.