TRIBUNMANADO.CO.ID - Jalan trans Sulawesi di desa Inobonto, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), tak lagi cantik.
Pemandangan asri yang harusnya dinikmati para pengguna jalan, kini rusak dengan banyaknya tumpukan sampah.
Sampah di jalan Trans Sulawesi tepatnya di desa Inobonto ini bukanlah masalah baru.
Menurut Yusril salah seorang warga, sampah tersebut dibuang oleh masyarakat sekitar.
Ia menuturkan, kebanyakan warga tak tahu akan membuang sampah kemana.
"Banyak warga yang memilih buang sampah di tepi jalan. Karena mereka binggung mau dikumpulkan kemana," ujarnya, Minggu 15 Februari 2026.
Ayah dua orang anak ini menegaskan dari tahun ke tahun, masalah sampah di tepian jalan ini kian parah.
"Dulunya hanya satu atau dua tempat, tapi sekarang sudah hampir sepanjang jalan," tuturnya.
Sementara itu, Rusmin salah seorang pengendara mengatakan tak hanya merusak pemandangan.
Sampah yang dibuang masyarakat di tepian jalan tersebut menimbulkan bau busuk.
"Dulu saya lewat disini belum parah seperti ini, bau busuk menyengat sekali," ungkapnya.
Dirinya juga mengkritik kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bolmong.
Menurutnya, selama bertahun-tahun tak ada solusi konkrit dari pemerintah dalam hal ini DLH Bolmong.
"Ini bukan masalah baru. Harusnya DLH Bolmong punya solusi, bahkan tanda larangan membuang sampah disekitar jalan saja tak ada," tegas dia.
Desa Inobonto adalah salah satu desa di Kabupaten Bolmong.
Inobonto mempunyai jumlah penduduk yakni 1660 jiwa.
Jarak desa ini dari Kota Manado bisa ditempuh selama empat jam.
Penduduk di Inobonto sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. (Nie)