BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Ribuan jemaah tumpah ruah di Komplek Makam H Abdussamad Sulaiman atau Haji Leman, Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Minggu (15/2/2026). Haul ke-11 pendiri Hasnur Group itu bukan hanya menjadi agenda tahunan keluarga, tetapi juga momentum silaturahmi dan penguatan nilai spiritual di tengah masyarakat.
Sejak pagi, kawasan makam dipadati jamaah dari berbagai daerah. Lantunan doa dan zikir menggema, mengiringi rangkaian haul yang berlangsung khidmat.
Mewakili keluarga besar, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kehadiran para jamaah yang berkenan meluangkan waktu untuk mendoakan almarhum.
“Alhamdulillah hirobbil ‘alamin, hari ini terlaksana haul ke-11 ayahanda kami almarhum H Abdussamad Sulaiman. Atas nama keluarga besar, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh jemaah yang hadir dan berkenan mendoakan,” ujarnya.
Haul kali ini juga dihadiri sejumlah habaib dan alim ulama, di antaranya Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dan Habib Jindan bin Novel bin Jindan, serta tokoh agama lainnya. Kehadiran para ulama itu menambah kekhusyukan suasana, sekaligus mempertegas posisi haul sebagai ruang pertemuan spiritual lintas kalangan.
Baca juga: Barito Putera Ditekuk Persipura di Putaran 3 Liga 2 Championship 2025, Teco Akui Kalah Performa
Selain tokoh agama, tampak pula jajaran Forkopimda, perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dan sejumlah tokoh masyarakat. Kebersamaan itu mencerminkan eratnya hubungan antara keluarga besar almarhum dengan berbagai elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Hasnuryadi turut memohon doa untuk kedua orang tuanya, almarhum H Abdussamad Sulaiman dan almarhumah Hj Siti Nurhayati, agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia juga mengajak jamaah mendoakan para ulama yang telah wafat, termasuk KH Ahmad Zuhdiannoor, KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, serta Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.
“Mudah-mudahan beliau-beliau diberikan tempat terbaik, paling mulia di sisi Allah SWT dan Rasulullah SAW, serta makamnya dijadikan taman-taman surga,” ucapnya.
Ia berharap nilai keteladanan para ulama dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya. Doa yang dipanjatkan, menurutnya, bukan hanya untuk yang telah wafat, tetapi juga bagi yang masih diberi kesempatan hidup agar senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan kemudahan dalam beribadah.
Rangkaian haul berlangsung tertib hingga selesai. Ribuan jemaah bertahan mengikuti acara dengan penuh kekhusyukan.(Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)