Dari Keamanan ke Pangan, Polsek Kepala Madan Garap Lahan Jagung di Bursel
Mesya Marasabessy February 15, 2026 08:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

TRIBUNAMBON.COM - Peran Polri tak lagi terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban. 

Di wilayah pedesaan Maluku, aparat kepolisian kini ikut turun ke ladang. 

Hal itu terlihat dari langkah Polsek Kepala Madan yang menggarap lahan jagung pipil hibrida seluas 2 hektare di kawasan Gunung Faja Lale, Desa Fogi, Kecamatan Kepala Madan, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Kepala Madan, La Ali, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional. 

Bersama kelompok tani dan masyarakat setempat, Polsek Kepala Madan menanam 30 kilogram bibit jagung hibrida pada lahan produktif.

Kapolsek La Ali menegaskan, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan implementasi pendekatan Polri Presisi yang humanis dan solutif. 

“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat memperkuat ketahanan pangan. Ini bentuk sinergi nyata antara Polri dan petani untuk mendukung swasembada pangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan produksi pangan lokal menjadi strategi penting untuk mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah. 

“Jika produksi jagung meningkat, pendapatan petani ikut bertambah dan kebutuhan pangan masyarakat dapat terjaga dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Bhabinkamtibmas Desa Fogi Brigpol M. Risang Pahlawan, Bripda M. Arif Ramli, Bripda Faisal Anugrah, perwakilan Pemerintah Desa Fogi, serta kelompok tani yang terdiri dari Husen Soel, Rajab Soel, Ano Boeng, dan Arman Boeng. 

Baca juga: 612 Warga Negeri Kailolo dan Kabauw Terlayani Bakti Kesehatan Polri–TNI

Baca juga: Sinergi Polri–TNI–Pemda Hadirkan Bakti Kesehatan dan Sosial di Kailolo–Kabauw Pulau Haruku

Kolaborasi ini mencerminkan semangat gotong royong antara aparat dan warga dalam mengelola potensi pertanian desa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan lahan, dilanjutkan penanaman bibit jagung secara bersama-sama oleh personel Polsek dan kelompok tani. Seluruh proses berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Langkah yang dilakukan Polres Buru Selatan melalui Polsek Kepala Madan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar soal ketersediaan bahan pokok, tetapi juga menyangkut masa depan ekonomi rakyat. 

Pemanfaatan lahan 2 hektare dengan melibatkan petani lokal berpotensi meningkatkan pendapatan, memperkuat perputaran ekonomi desa, serta menjaga stabilitas harga pangan.

Kehadiran Polri dalam aktivitas produktif seperti ini menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan stabilitas ekonomi dapat berjalan beriringan.

Ketika aparat dan masyarakat bersinergi mengelola potensi lokal, fondasi ketahanan pangan dan kesejahteraan desa akan semakin kokoh dan berkelanjutan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.