Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 612 warga di wilayah Pulau Haruku menerima manfaat langsung dari kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan yang digelar di Negeri Kailolo dan Negeri Kabauw, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan kemanusiaan ini menjadi wujud nyata sinergi Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah dalam menghadirkan pelayanan dasar bagi masyarakat kepulauan.
Kasi Humas Polresta Ambon, Jane Luhukay, menjelaskan kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIT dan berlangsung hingga 14.00 WIT dengan situasi aman dan kondusif.
“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan mendapat respons positif dari masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku.
Gubernur Maluku diwakili Sekda Sadali Ie, Pangdam XV/Pattimura, Majyen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, serta Kapolda Maluku diwakili Wakapolda Imam Thobroni.
Hadir pula unsur DPRD Provinsi Maluku, kejaksaan, pengadilan tinggi, BIN daerah, TNI AU, para pejabat utama Polda Maluku, serta Bhayangkari.
Baca juga: Sinergi Polri–TNI–Pemda Hadirkan Bakti Kesehatan dan Sosial di Kailolo–Kabauw Pulau Haruku
Baca juga: Kesaksian Bupati KKT, Buka Dugaan Kebobrokan Relasi di Sidang Korupsi PT. Tanimbar Energi
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan dan sterilisasi lokasi, dilanjutkan registrasi peserta serta pembagian nomor antrean.
Rombongan Forkopimda kemudian meninjau langsung stan pelayanan kesehatan di kedua negeri, memastikan warga mendapatkan layanan optimal dari tenaga medis yang disiagakan.
Dari data pelayanan, di Negeri Kailolo tercatat 357 warga menerima pengobatan umum dan 20 anak mengikuti khitanan massal, sehingga total 377 orang terlayani.
Sementara di Negeri Kabauw, 227 warga mendapat layanan pengobatan dan 7 anak menjalani khitanan massal, dengan total 235 orang.
Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat mencapai 612 warga.
Selain pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bingkisan kepada pasien pengobatan umum dan peserta khitanan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat kurang mampu sekaligus meringankan beban ekonomi warga.
Ipda Jane Luhukay menegaskan, bakti sosial dan bakti kesehatan ini memiliki tujuan strategis.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat, untuk meningkatkan derajat kesehatan, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengedukasi warga terkait pengembangan UMKM dan kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB), sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, sinergi Polri, TNI, dan pemerintah daerah diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah kepulauan di Maluku, sehingga kehadiran negara benar-benar dirasakan hingga ke pelosok negeri.(*)