Siasat Licik Pelaku Pembunuhan Siswa SMPN 26 Bandung di Kampung Gajah, Sempat Bajak HP Korban
Moch Krisna February 15, 2026 09:32 PM

 




TRIBUNSUMSEL.COM --
Sandiwara licik dilakukan oleh YA dan APM usai menghabisi nyawa ZAAQ di eks objek wisata Kampung Gajah.

Tak hanya meninggalkan jasad korban begitu saja, salah satu pelaku sengaja membajak ponsel milik siswa SMPN 26 Bandung tersebut untuk menyebarkan kabar bohong mengenai penculikan demi mengecoh pihak keluarga serta publik.

Hal tersebut diungkap Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra, Minggu (15/2/2026) melansir dari Tribunjabar.com.

"HP korban ini digunakan oleh pelaku untuk memunculkan alibi seolah-olah korban itu masih hidup dengan dia meng-chat ke beberapa rekannya bahwa, disebutkan saya diculik," kata AKBP Niko N Adi Putra.

Niko mengungkapkan, YA menghabisi nyawa ZAAQ pada Senin (9/2/2026).

YA kemudian mengambil barang milik korban berupa jaket dan ponsel.

"Saat ditusukkan 8 kali di bagian perut korban, kemudian HP korban terjatuh jaketnya juga ada di sana, jaket dan HP diambil, korban kemudian ditinggalkan," ungkapnya.

 

SISWA BANDUNG TEWAS: Kepolisian telah berhasil mengungkap misteri kematian siswa SMP 26 Bandung berinisial ZAAQ (14) yang ditemukan tewas di area bekas wisata Kampung Gajah, Bandung Barat
SISWA BANDUNG TEWAS: Kepolisian telah berhasil mengungkap misteri kematian siswa SMP 26 Bandung berinisial ZAAQ (14) yang ditemukan tewas di area bekas wisata Kampung Gajah, Bandung Barat (Instagram)

 

YA dan APM sempat dimintai keterangan oleh keluarga dan pihak RT di Garut terkait keberadaan korban sehari setelah pembunuhan.

Permintaan keterangan terhadap YA dan APM ini karena pihak keluarga telah mengetahui adanya hubungan dekat antara korban dan para pelaku.

Apalagi, setelah korban pindah dari Garut ke Kota Bandung, korban dan pelaku masih kerap bertemu. 

"Besoknya dikumpulkan oleh Pak RT, ditanyakan pernah melihat korban tidak, dan pelaku mengaku tidak pernah melihat, dan di situ sudah muncul alibi alibi bohong," ujar Niko.

Usai dimintai keterangan oleh RT, YA kemudian mencoba mengalihkan perhatian dengan mengirim pesan singkat ke sejumlah teman korban melalui ponsel yang diambil saat melakukan pembunuhan.

Usai mengirim narasi penculikan, YA kemudian merusak ponsel korban untuk menghilangkan jejak.

"Jadi pelaku ingin memunculkan sosok korban yang seolah-olah masih hidup, dia yang melakukan semuanya, ngechat saya diculik, dia semuanya," tandasnya. 

 

Kronologi Penemuan Mayat

Jadi sosok yang pertama kali menemukan jasad ZAAQ, salah satu anggota TTM mengurai cerita dalam siaran langsung-nya di TikTok.

Anggota TTM itu mengaku awalnya ia dan tim datang ke lokasi pada Kamis malam.

Momen tim TTM menuju ke lokasi itu kabarnya cukup berat dan penuh tantangan.

"Kita datang dari Banten hari Kamis, kita datang ke Bandung karena kita berangkat subuh, sampai mobil kita mogok diderek ke Bandung pakai towing kayak naik kora-kora," ungkap anggota TTM dilansir TribunnewsBogor.com pada Minggu (15/2/2026).

Sebelum memutuskan untuk ke Bandung Barat, anggota TTM sempat punya firasat yang membingungkan.

Hingga akhirnya mereka yang awalnya baru saja syuting di Banten, langsung bergegas pergi ke Bandung dalam waktu beberapa jam.

"Gue enggak tahu kenapa pengin eksplore di tempat pesugihan babi ngepet itu, enggak tahu kenapa aku pengin di sana, awal cerita kita datang ke lokasi, kita izin," pungkas anggota TTM.

Setibanya di lokasi yakni di bekas wisata Kampung Gajah, anggota TTM dibuat tak nyaman dengan bau tak sedap.

Namun kala itu mereka mencoba berpikiran positif yakni bau busuk itu adalah bangkai hewan.

"Pas kita datang, kita langsung nyium bau bangkai. Pertama kita datang ke lokasi itu emang kita langsung nyium bau bangkai, itu benar. Tapi aku masih berpikiran positif, ah mungkin bangkai tikus," ujar anggota TTM.

Hingga akhirnya bau menyengat tersebut makin tercium ke hidung anggota TTM sehingga membuat mereka tidak nyaman.

Salah satu anggota TTM pun mencoba mencari sumber bau dan menemukan ada hewan mati.

"Ketika kita siap-siap, siapin tempat duduk, tripod, lighting, tiba-tiba nambah lagi ciuman bau bangkainya. Mang gege cek ternyata ada kucing meninggal. Aku kira cuma kucing itu yang meninggal, aku dekatin bau kucingnya, ternyata kucingnya enggak bau gini, kayak masih segar lah, baru digerumutin lalat," kata anggota TTM.

Tapi setelah hewan yang mati itu dibuang, bau tak sedap di lokasi masih tercium menyengat.

Anggota TTM lain pun akhirnya mengecek ke sumber bau busuk yang mereka cium.

"Kelamaan ketika kita lagi baru mulai, sapa-sapa ngobrol, ini baunya tambah menyengat ketika ada angin dari titik korban ke arah kita. Baunya benar-benar menyengat, kita curiga, mang gege cek ke arah lokasi, takutnya ada bangkai apa yang aneh," ungkap anggota TTM.

Mereka akhirnya menemukan sumber bau tak sedap yakni berasal dari jasad remaja yang tergeletak.

"Mang gege nyamperin ke sana, cari titik bau tersebut. ketika mang gege maju ke depan ke arah tempat eksplore kita ternyata menemukan mayat yang tergeletak ternyata baunya mang gege juga enggak kuat, dia balik teriak-teriak," imbuh anggota TTM.

Mengetahui hal tersebut, anggota TTM yang memegang kamera langsung merekam penemuan jasad remaja tersebut.

Hal itu dilakukan agar TTM tidak dicurigai sebagai penyebab kematian korban.

"Kita reflek bawa kamera, karena kita takut kejadian apa-apa, sabotase disangkain kita abis ngapain. Kita langsung datang ke almarhumah tergeletak, aku udah rekam," akui anggota TTM.

Saat pertama kali melihat jasad remaja tersebut, anggota TTM sempat mengira korban adalah perempuan.

Tapi nyatanya jasad yang tergeletak itu adalah laki-laki.

"Awal aku datangin aku lihat semacam si korbannya tuh kayak cewek. Karena aku lihatnya dari belakang. Pas aku lihat kayak cewek, karena kayak ada rambutnya. Tapi yang aku anehin, di sini (atas) rambutnya pendek tapi belakangnya panjang," pungkas anggota TTM.

(*)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.