Bacaan Doa Kamilin, Dibaca Setelah Shalat Tarawih, Dilengkapi Lafal Latin dan Arti
Arif Tio Buqi Abdulah February 15, 2026 10:16 PM

TRIBUNNEWS.COM - Salah satu ibadah istimewa yang hanya ada di bulan Ramadan adalah shalat Tarawih. 

Shalat Tarawih merupakan bagian dari qiyamul lail atau shalat malam yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah.

Keutamaan shalat Tarawih begitu besar, sebagaimana disebutkan dalam hadis:

"Barang siapa yang melaksanakan shalat malam di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari & Muslim)

Doa Kamilin Setelah Shalat Tarawih

Shalat Tarawih umumnya langsung dikerjakan setelah shalat Isya yang kemudian ditutup dengan shalat Witir.

Namun rangkaian ibadah tersebut belum benar-benar usai sebelum dipanjatkan doa Kamilin.

Doa kamilin adalah doa kebaikan yang di dalamnya terdapat ungkapan-ungkapan syukur dan permohonan untuk diberikan keberkahan dan kekuatan iman. 

Badruddin Hasyim Subki dalam bukunya yang berjudul Misteri Kedua Belah Tangan dalam Shalat, Zikir, dan Doa, disebutkan doa kamilin merupakan doa yang dipanjatkan untuk memohon kesempurnaan iman. 

Adapun waktu yang disarankan para ulama untuk membaca doa kamilin, yaitu setelah menyelesaikan 8 atau 20 rakaat shalat Tarawih. 

Karena doa kamilin berisi tentang kebaikan, maka keutamaan yang membacanya senantiasa bisa dianugerahi kesempurnaan iman yang luar biasa.

Doa kamilin yang bisa dibaca setelah selesai rakaat ke-20 jika shalat tarawihnya 20 rakaat. Bisa juga dibaca di rakaat ke delapan, jika shalat tarawih yang dilakukan hanya 8 rakaat.

Momen pembacaan doa Kamilin biasanya berlangsung khusyuk, dipimpin imam dan diaminkan oleh para jemaah. 

Bagi sebagian umat Islam, mengetahui bacaan doa Kamilin menjadi penting agar dapat memahami makna yang dipanjatkan, bukan sekadar mengikutinya.

Baca juga: Kapan Shalat Tarawih Pertama di Ramadhan 2026? Simak Jadwal Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU

Dilansir dari Buku Tuntunan Salat Sunah Tarawih dan Witir (2024) yang dikeluarkan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, berikut tulisan latin dan arti dari doa Kamilin setelah shalat Tarawih: 

Bacaan Doa Kamilin:

Lafal latin: Allaahummaj'alnaa bil-iimaani kaamiliin. Wa li faraa'idhika mu'addiina wa 'alash- shalawaati muhaafizhiin. Wa liz-zakaati faa'iliin. Wa limaa 'indaka thaalibiin. Wa li 'afwika raajiin. Wa bil- hudaa mutamassikiin. Wa 'anil-laghwi mu'ridhiin. Wa fid-dun- yaa zaahidiin. Wa filaakhirati raaghibiin. Wa bil-qadhaa'i raadhiin. Wa bin-na'maa'i syaakiriin. Wa 'alal-balaayaa shaabiriin. Wa tahta liwaa'i sayyidinaa Muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallama yaumal-qiyaamati saa'iriin. Wa 'alal-haudhi waaridiin. Wa fil-jannati daakhiliin. Wa minannaari naajiin. Wa 'alaa sariiratil-karaamati qaa'idiin. Wa bihuurin 'iinin mutazawwijiin. Wa min sundusin wa istabraqin wa diibaajin mutalabbisiin. Wa min tha'aamil-jannati aakiliin. Wa min labanin wa 'asalin mushaffaini syaaribiin. Bi'akwaabin wa abaariiqa wa ka'sin min ma'iin. Ma'al-ladziina an'amta 'alaihim minan-nabiyyiina wash- shiddiiqiina wasysyuhadaa'i wash- shaalihiin. Wa hasuna ulaa'ika rafiiqaa. Dzaalikal-fadhlu minallaahi wa kafaa billaahi 'aliimaa Wal-hamdu lillaahi rabbil-'aalamiin.

Arti: "Ya Allah, jadikanlah kami (orang-orang) yang beriman sempurna, dapat menunaikan segala fardhu, menjaga shalat, menunaikan zakat, menuntut/mencari segala kebaikan di sisi-Mu, mengharap keampunan-Mu, senantiasa memegang teguh petunjuk-petunjuk- Mu, terlepas/terhindar dari segala penyelewengan dan zuhud di dunia dan mencintai amal untuk bekal di akhirat dan rela terhadap ketentuan-Mu dan mensyukuri segala nikmat-Mu, tabah (sabar) menerima cobaan dan semoga nanti pada hari kiamat kami dalam satu barisan di bawah naungan panji-panji junjungan kami Nabi Muhammad saw. dan melalui telaga yang sejuk, masuk ke dalam surga, terhindar dari api neraka dan duduk di tahta kehormatan, didampingi oleh bidadari surga, dan mengenakan baju-baju ke- besaran dari sutera berwarna-warni, menikmati santapan surga yang lezat, minum susu dan madu yang suci bersih dalam gelas- gelas dan kendi-kendi yang tak kering-keringnya, bersama-sama dengan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat pada mereka dari golongan para nabi, siddiqin dan orang-orang yang syahid serta orang-orang shaleh. Dan baik sekali mereka menjadi teman-teman kami. Demikianlah kemurahan dari Allah swt. dan kecukupan dari Allah Yang Maha Mengetahui. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.

Tata Cara Shalat Tarawih

Pada umumnya, shalat Tarawih ditunaikan secara berjemaah dan dilakukan setelah menyelesaikan Shalat Isya hingga sebelum shalat Subuh.

Hukum melaksanakan shalat tarawih adalah sunnah bagi kaum laki-laki dan perempuan.

Berikut niat shalat Tarawih yang dibaca sesuai dengan kondisi pelaksanaannya:

Doa niat salat Tarawih berjamaah:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Lafal Latin: Ushalli sunnatat taraawiihi rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'muman lillahi ta'aalaa)

Artinya: Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala.

Doa niat salat Tarawih sendiri:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Lafal Latin: Usholli sunnatattarowihi rok'ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta'ala)

Artinya: Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.

Doa niat salat Tarawih sebagai Imam:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Lafal Latin: Ushollii sunnatat-taraawiihi rok'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta'alaa.

Artinya: Aku niat sholat sunnah tarawih dua raka'at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala.

Sementara itu, inilah tata cara shalat Tarawih secara berurutan:

  • Pelafalan niat shalat Tarawih
  • Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram
  • Mengucap takbir ketika takbiratul ihram setelah melafalkan niat
  • Baca ta'awudz dan Surat Al-Fatihah. Setelah itu, baca salah satu surat pendek Al-Quran
  • Rukuk
  • Itidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
  • Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.
  • Salam pada rakaat kedua/keempat.

Setelah shalat Tarawih, hendaknya diteruskan melaksanakan shalat Witir, minimal satu rakaat. 

Pada umumnya, shalat Witir dikerjakan tiga rakaat dengan dua salam.

Namun, diperbolehkan juga jika dikerjakan tiga rakaat dengan satu salam.

(Tribunnews.com/Sri Juliati)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.