POSBELITUNG.CO--Dunia hiburan Tanah Air digegerkan oleh insiden tak terduga yang terjadi dalam sebuah episode podcast milik Deddy Corbuzier.
Komika Indra Frimawan kedapatan meludahi bintang tamu Fajar Sadboy saat proses rekaman berlangsung.
Potongan video kejadian tersebut viral di media sosial dan memicu gelombang kritik dari warganet.
Peristiwa itu disebut bermula dari percakapan ringan yang berkembang menjadi situasi canggung.
Fajar, yang dikenal dengan gaya bicaranya yang polos dan spontan, melontarkan pertanyaan dalam bahasa Inggris kepada Deddy, “Are you kare?” Maksudnya adalah “Are you okay?”, namun pelafalannya terdengar seperti “kere”.
Ucapan tersebut memicu kebingungan di studio. Fajar kemudian menambahkan candaan, “Berarti Joker, jomblo kere? Kerenya itu ditambah N gitu.
” Pernyataan itu justru membuat suasana semakin janggal.
Indra Frimawan yang duduk di samping Fajar terdengar mengeluh, “Enggak kuat sih gue.” Deddy pun menanggapi dengan nada heran, mencoba memahami maksud Fajar.
Situasi semakin rumit ketika Indra mencoba mengajukan pertanyaan serius kepada Fajar soal siapa host podcast favoritnya, mengingat Fajar kerap diundang di berbagai siniar.
“Sebenarnya semuanya ya. Semuanya favorit aku. Enggak ada yang terkecuali,” jawab Fajar diplomatis.
Indra mencoba menggiring diskusi dengan analogi “martabak spesial”, menyiratkan bahwa jika semua dianggap favorit, maka sejatinya tidak ada yang benar-benar favorit. Deddy pun ikut mengingatkan hal serupa.
Namun Fajar menilai analogi tersebut keliru. “Oke salah gue,” ucap Indra menanggapi.
Fajar lalu melontarkan candaan lain dengan menyebut nama Mohamed Salah di Liverpool, mencoba mencairkan suasana.
Alih-alih mereda, situasi justru memuncak. Indra tiba-tiba meludah ke arah Fajar. Momen tersebut terekam kamera dan terdengar beberapa orang di studio tertawa.
Fajar sempat terlihat hendak membalas, namun mengurungkan niatnya. Ia memilih diam.
Video tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial.
Warganet mengecam tindakan meludah yang dinilai tidak pantas dan melewati batas candaan.
Sejumlah figur publik ikut angkat suara di kolom komentar media sosial Indra.
Ada yang mengingatkan soal adab, ada pula yang mempertanyakan apakah tindakan itu bisa dianggap sebagai bagian dari humor.
Tak sedikit pula netizen yang mendatangi kanal podcast Deddy untuk meninggalkan komentar bernada kritik.
Mereka menilai aksi tersebut bukanlah lelucon, melainkan bentuk tindakan yang merendahkan.
“Jelas meludahi bukan sebuah jokes,” tulis salah satu pengguna media sosial.
Di tengah derasnya kritik, Indra Frimawan akhirnya menyampaikan pernyataan resmi melalui akun media sosialnya.
Ia mengumumkan keputusan untuk hiatus sementara dari dunia stand up comedy.
Dalam unggahannya, Indra mengucapkan terima kasih atas 10 tahun perjalanan kariernya di dunia komedi.
Ia menyebut keputusan tersebut sebagai langkah berani untuk memulai kembali dari titik nol.
“Ini keputusan paling berani yang saya ambil. Per hari ini saya akan hiatus dulu dari dunia komedi entah berapa lama,” tulisnya.
Indra juga menyebut dirinya siap kembali dengan versi baru, yang ia sebut sebagai “Frimawan 2.0”.
Di sisi lain, Fajar Sadboy justru menunjukkan sikap berbeda dari yang diperkirakan banyak orang.
Saat ditemui di kawasan Matraman, Jakarta Timur, ia mengaku tidak menyangka situasi akan membesar.
“Kayak enggak nyangka rame banget. Banyak banget orang yang baik sama aku,” ujarnya.
Alih-alih marah atau menyimpan dendam, Fajar menyatakan dirinya tidak merasa sakit hati. “Fine-fine aja sama beliau,” katanya.
Ia bahkan menunjukkan empati terhadap Indra yang kini berada dalam tekanan publik.
“Kasihan juga sama Abang Indra. Udah jadi begini mau gimana lagi,” tuturnya.
Ketika ditanya soal kemungkinan Indra tersulut emosi, Fajar mengaku tidak ingin berspekulasi. “Aku enggak tahu isi hati seseorang,” katanya.
Fajar juga merendah dengan menyebut dirinya “komedoan”, sementara Indra adalah komedian profesional yang patut dihormati.
Indra Frimawan memiliki nama lengkap Benedictus Nathanael Indra Frimawan. Lahir pada 13 Mei 1991, ia dikenal sebagai komika dengan gaya absurd dan penyampaian deadpan.
Kariernya mulai menanjak sejak bergabung dengan komunitas Stand Up Indo Jakarta Barat pada 2013.
Namanya semakin dikenal publik saat mengikuti Liga Komunitas Stand Up di Kompas TV tahun 2014.
Puncaknya, Indra menjadi finalis Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) musim ke-5 di Kompas TV pada 2015 dan meraih posisi juara ketiga.
Gaya komedinya dikenal sebagai one liner, dengan kalimat singkat namun mengejutkan. Ia juga beberapa kali menyelipkan trik sulap sederhana dalam penampilannya.
Selama ini, Indra dikenal sebagai sosok tenang dengan karakter komedi unik. Namun insiden terbaru ini menjadi ujian besar dalam perjalanan kariernya.
Peristiwa ini memicu diskusi luas tentang batasan humor dan etika dalam dunia hiburan.
Banyak pihak menilai bahwa candaan tetap harus menjaga rasa hormat.
Meski kontroversi masih menjadi perbincangan hangat, sikap Fajar yang memilih tidak menyimpan dendam mendapat apresiasi luas.
Sementara Indra kini menghadapi fase refleksi dalam perjalanan hidup dan kariernya.
Apakah hiatus ini akan menjadi titik balik bagi Indra Frimawan? Waktu yang akan menjawab.
Yang jelas, insiden di podcast tersebut menjadi pengingat bahwa dalam dunia hiburan, batas antara humor dan tindakan tak pantas bisa sangat tipis.
Bangkapos.com/Tribunnews.com/Tribunstylle.com