Turnamen Catur Kelutan Bersatu 2026 Jadi Ajang Regenerasi Atlet dan Pencarian Talenta Trenggalek 
Rendy Nicko February 15, 2026 10:39 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Ajang penjaringan bibit atlet catur di Kabupaten Trenggalek mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. 

Turnamen Catur Kelutan Bersatu 2026 yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, Minggu (15/2/2026), diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah.

Turnamen tersebut juga menjadi wadah strategis regenerasi atlet muda sekaligus apresiasi bagi talenta lokal.

Sekitar 300 peserta dari Trenggalek hingga luar daerah seperti Pacitan, Ponorogo, Madiun, Kediri, Malang, Blitar, Surabaya, dan Sidoarjo meramaikan turnamen perdana yang digagas Karang Taruna Kelurahan Kelutan tersebut. 

Baca juga: Warga Ngunut Kembali Tanam Pisang di Jalan Lingkungan 8 yang Rusak, Bentuk Protes Kerusakan Jalan

Tingginya partisipasi menunjukkan besarnya minat generasi muda terhadap olahraga catur sekaligus potensi lahirnya pecatur berbakat dari daerah.

Turnamen dibagi dalam empat kategori usia, yakni SD/MI kelas 1-3, SD kelas 4-6, SMP/MTs, serta SMA/MA/SMK.

Pembagian ini dirancang sebagai jenjang pembinaan berkelanjutan agar atlet muda Trenggalek memiliki ruang kompetisi yang sesuai tahap perkembangan mereka.

Perwakilan Karang Taruna Kelutan, Anggar Pito, mengatakan turnamen ini tidak sekadar kompetisi, tetapi menjadi ruang pembinaan sejak usia dini. Selain memperebutkan gelar juara umum, panitia juga menyiapkan penghargaan The Best Lady dan Juara Lokal Terbaik sebagai bentuk penghargaan khusus bagi talenta asli Trenggalek.

"Kami ingin turnamen ini menjadi wadah bagi anak-anak dan remaja untuk mengasah kemampuan catur sejak dini. Fokus utama kami adalah membangun fondasi regenerasi atlet, sehingga Trenggalek memiliki stok pecatur muda yang siap bersaing di level lebih tinggi," ujarnya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan turnamen membawa pesan filosofis bahwa catur merefleksikan kehidupan—strategi, kesabaran, dan pengorbanan menjadi kunci meraih kemenangan.

Melalui kegiatan yang berfokus pada usia muda dan apresiasi talenta lokal ini, diharapkan regenerasi atlet catur Trenggalek dapat terus terjaga.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Trenggalek, Arief Setiawan, menilai inisiatif pemuda Kelutan selaras dengan pembinaan olahraga berbasis komunitas.

"Kegiatan ini sangat positif dan bisa menjadi kawah candradimuka bagi atlet catur masa depan. Dari ajang seperti ini diharapkan lahir atlet yang mampu mengharumkan nama Trenggalek di tingkat regional maupun luar daerah," katanya.

Selain berdampak pada pembinaan atlet muda, turnamen juga memberi efek ekonomi bagi masyarakat sekitar. Salah satu pelaku UMKM, Ebdy Khotib, mengaku perputaran ekonomi meningkat selama kegiatan berlangsung.

"Dengan adanya event seperti ini, UMKM merasa terbantu. Harapannya bisa rutin digelar karena dampaknya terasa bagi pelaku usaha kecil," kaga Ebdy.

(Sofyan Arif Chandra/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.