Persiapan Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2026 Tianjin, Rafael Samuel Siagian Lolos Seleknas
Truly Okto Hasudungan Purba February 16, 2026 12:53 AM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Satu atlet binaan Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia (WI) Sumatra Utara, Rafael Samuel Siagian, berhasil lolos seleksi nasional (seleknas) sebagai bagian dari persiapan menuju Kejuaraan Dunia Wushu Junior X tahun 2026 di Tianjin, China pada 23-31 Maret 2026 mendatang. 

Kepastian tersebut tertuang dalam surat keputusan Pengurus Besar Wushu Indonesia bernomor KEP-02/PB.WI/I/2026. Dalam surat itu, tercantum 24 atlet dan 11 official yang resmi dipanggil untuk mengikuti program persiapan menghadapi ajang dunia tersebut. Rafael menjadi salah satu nama yang masuk dalam daftar, tepatnya di nomor Sanda kelas 70 kilogram kategori youth.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pembinaan wushu di Sumatera Utara masih terus berjalan. Sekretaris Umum WI Sumut, Heriyanto, menyebut capaian tersebut patut disyukuri, meski di sisi lain menjadi bahan evaluasi bagi pembinaan atlet usia muda.

Ia menjelaskan bahwa untuk kategori senior, Sumut mampu meloloskan empat atlet, sedangkan di level junior baru satu atlet yang menembus seleknas. Menurutnya, hal itu menjadi catatan penting agar pembinaan atlet usia dini dan junior ke depan bisa lebih ditingkatkan, sehingga semakin banyak atlet Sumut yang mampu bersaing di level nasional.

“Berarti pembinaan kita masih terus berlanjut dan kita masih harus berbenah lagi. Bahwasanya di senior kita bisa empat atlet dan di junior hanya satu. Jadi kita harus banyak berbenah supaya untuk di junior di Sumatera Utara, di banyak event lagi, lebih banyak lah atlet yang mau latihan lagi,” kata Hariyanto kepada Tribun Medan, minggu (15/2).

Terkait peluang Rafael di level internasional, Hariyanto mengakui pihaknya belum bisa memprediksi kekuatan calon lawan. Ia mengatakan, pada nomor Sanda, kekuatan negara-negara peserta kerap sulit dipetakan karena masing-masing memiliki metode dan pola latihan berbeda.

Baca juga: Turnamen Amal U-15 MAVI Sumut Rampung, Lahirkan Bibit Potensial Atlet Voli

“Kalau untuk ke internasional kita belum mengetahui potensinya karena setiap event di kategori Sanda di luar itu kita rata-rata untuk dari semua negara itu masih buta, kita tidak tahu setiap negara persiapan seperti apa. Jadi kalau memang Rafael nanti bisa dipelatnaskan mudah-mudahan bisa latihan dan kita punya persiapan lebih baik,” jelasnya.

Heriyanto menyatakan keyakinannya terhadap kualitas pelatih di daerah tersebut. Menurutnya, pelatih di Toba bukan sosok baru dalam dunia wushu dan telah memiliki pengalaman, termasuk membuktikan diri di ajang Popnas.

“Kalau untuk sekarang dari persiapan, karena dia di Kabupaten Toba, kalau dari pelatih Toba kami yakin cukup seriuslah. Karena pelatih Toba itu juga bukan pelatih yang baru muncul, dia pelatih lama. Di Popnas dia juga sudah membuktikan bahwa dia bisa, mudah-mudahan nanti di internasional bisa membuktikan juga,” katanya.

Ia berharap keberhasilan Rafael bisa menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya di Sumatera Utara. Dengan adanya perwakilan yang mampu menembus tim nasional, menurutnya hal itu membuktikan bahwa setiap atlet memiliki peluang yang sama untuk tampil di level tertinggi. “Untuk atlet lain bisa melihat ada rekan-rekannya yang bisa masuk di tim nasional, berarti kan semua orang punya harapan untuk bisa bertanding di level tertinggi,” ucapnya.

Khusus untuk Rafael, Heriyanto menekankan pentingnya menjaga fokus dan kedisiplinan dalam menjalani program latihan. Ia berharap Rafael dapat memaksimalkan kesempatan ini dengan persiapan yang lebih matang demi tampil optimal di kejuaraan dunia mendatang. (cr29/Tribun-Medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.