TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Media Italia menyinggung akun official Serie A Indonesia pasca laga Derby d'Italia dengan menyebut pro Inter Milan.
Seperti yang diketahui, sejumlah drama terjadi pada Derby d'Italia antara Inter Milan vs Juventus, baik saat maupun setelah pertandingan.
Saat pertandingan, Derby d'Italia antara Inter Milan vs Juventus yang berlangsung di Giuseppe Meazza pada Sabtu (14/2/2026) itu diwarnai dengan sejumlah keputusan kontroversial wasit.
Salah satu keputusan wasit yang kemudian menjadi sorotan tajam yakni saat bek Bianconeri, Pierre Kalulu, mendapat kartu kuning kedua di menit 42'.
Baca juga: Panen Sorotan Karena Dianggap Diving saat Laga Lawan Juventus, Ini Reaksi Bek Inter Milan
Baca juga: Rating Pemain pada Laga Inter Milan vs Juventus, 3 Nama dari Kedua Tim Tampil Gemilang
Kartu kuning kedua tersebut didapat usai Pierre Kalulu dianggap melanggar bek Nerazzurri, Alessandro Bastoni, dengan memberi tekel.
Sementara itu, Alessandro Bastoni dianggap berpura-pura jatuh atau diving agar mengelabuhi wasit, Federico La Penna, untuk mengusir bek Prancis itu.
Aksi diving bek Inter Milan itu dapat terlihat dalam tayangan ulang.
Akhirnya, Alessandro Bastoni lanjut bermain dan turut membawa Inter Milan menang atas Juventus dengan skor 3-2.
Di akhir laga, banyak kalangan yang mengecam keputusan wasit tersebut, serta mengkritik tajam Alessandro Bastoni.
Namun, terdapat drama lain seputar Derby d'Italia antara Inter Milan vs Juventus.
Drama tersebut melibatkan akun Twitter atau X Serie A Indonesia.
Media Italia, Sportmediaset, mengungkap cuitan Serie A Indonesia dan menganggap akun tersebut pro Inter Milan.
Dalam laporan yang sama terungkap bahwa akun Serie A Indonesia sempat mencuit tentang pertandingan Derby d'Italia dengan kalimat "Puncak semakin dingin untuk King Inter (emoji kedinginan)" beserta unggahan foto pada Sabtu (14/2/2026) dini hari waktu setempat atau Minggu (15/2/2026) pagi WIB.
Sportmediaset turut mengungkap bahwa cuitan tersebut telah diganti dengan kata-kata "Bla bla bla" beserta emoji senyap pada dini hari waktu setempat.
Menurut media Italia tersebut, penggantian tersebut dapat terlihat dari fitur 'terakhir diedit' dalam X.
Dalam laporan yang sama juga mengungkap reaksi beragam dari fans Juventus, termasuk di Indonesia.
Ada di antara mereka yang meminta agar admin Serie A Indonesia untuk dipecat.
Kini, menurut pantauan terbaru pada Minggu (15/2/2026) malam waktu 23:05 WIB, cuitan dari akun X Serie A Indonesia tersebut sudah tak terlihat lagi.
(TribunJatimTimur.com)