Upaya Pemadaman Karhutla di Bengkalis Masih Terus Berlangsung, Hujan Tak Padamkan Api
M Iqbal February 16, 2026 01:14 AM

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Hujan sempat mengguyur beberapa wilayah kabupaten Bengkalis dini hari tadi ternyata tidak berdampak signifikan memadamkan sejumlah titik Karhutla di Wilayah Bengkalis.

Hal ini diungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bengkalis Salman Alfarisi melalui Manager Pusdalops PB Erzansyah kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (15/2) siang.

Menurut dia, hujan yang terjadi masih intensitas ringan dan tidak berlangsung lama. Sehingga belum berdampak terhadap upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi Karhutla yang ada di Bengkalis.

"Petugas kita masih melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di tiga kecamatan, yakni Bengkalis, Rupat dan Bandar Laksamana,"terang Erzansyah.

Kondisi penanganan Karhutla hari ini di Rupat masih dilakukan di Desa Sukarjo Mesim dan Desa Teluk Lecah. Hujan yang turun di sana kemarin malam tidak seberapa.

"Satgas masih melakukan pemadaman dan pendinginan di sana. Luas lahan terbakar di Sukarjo Mesim sekitar 20 hektar dan di Teluk Lecah Luas Lahan Terbakar sekitar  9 Hektare," ungkapnya.

Begitu juga Karhutla di Kecamatan Bengkalis saat ini upaya pemadaman dan pendinginan masih berlangsung di Desa Kelebuk, Damai dan Temeran yang memang berdekatan dan sumber api sama. Luas lahan di sana yang terbakar sampai saat ini belum terjadi penambahan masih bertahan di luas 35 hektare.

"Tapi malam di lokasi Karhutla Kecamatan Bengkalis juga sempat diguyur hujan dengan intensitas ringan. Titik api Desa Damai saat ini sudah tidak ada lagi api atas, tetapi masih mengeluarkan asap yang harus terus di dinginkan," ungkapnya

Sedangkan Karhutla di Desa Temeran, upaya pendinginan dan Pemadaman masih dilakukan. Titik api baru sempat muncul di sana, sehingga harus terus dilakukan pemadaman agar tidak kembali meluas.

"Selain pemadaman, di Pulau Bengkalis juga dilakukan langkah pencegahan meluasnya api. Upaya pencegahan juga melibatkan masyarakat desa yang tidak terdampak Karhutla. Seperti di Desa Berancah Kecamatan Bantan, wilayah mereka memang tidak ada Karhutla, namun masyarakat mulai mengambil peran melakukan patroli Karhutla untuk memastikan api tidak masuk wilayah mereka," terang Erzansyah.

Kegiatan patroli dilakukan masyarakat karena Desa Berancah sendiri berbatasan langsung dengan desa yang saat ini terjadi Karhutla. Api berpotensi bisa menyebar ke wilayah mereka, untuk itu dilakukan patroli memastikan api tidak sampai ke wilayah mereka.

"Kita kuatkan di wilayah perbatasan Karhutla untuk patroli. Masyarakat yang wilayah berdampingan dengan wilayah terdampak ambil peran ikut serta dalam patroli," jelasnya.

Pemadaman Karhutla di kecamatan Bengkalis besok juga akan dibantu dari tim pemadam dari Manggala Agni. Sebanyak sepuluh orang tim Manggala Agni akan datang besok pagi membantu upaya pemadaman dan pendinginan.

Sementara di Kecamatan Bandar Laksamana upaya pendinginan dilakukan di desa Tanjung Leban. Hampir 99 persen lahan terbakar hingga pagi tadi sudah berhasil di atasi dengan baik.

"Namun tetap dilakukan upaya pendinginan serta melihat perkembangan hingga petang ini, karena kondisi cuaca masih panas dan bisa memicu muncul api kembali," tambahnya.

Luas lahan terbakar sampai saat ini sudah mencapai 71 hektare. Namun saya ini api sudah terkendali tinggal upaya pendinginan.(tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.