Sosok Boim Suami Anggota DPRD Jateng Nyaris Jadi Korban Penembakan, Sedang Kawal Kasus Penculikan
Willem Jonata February 16, 2026 01:15 AM

 

TRIBUNNNEWS.COM - Ahmad Muzakhim alias Boim, suami suami anggota DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah, nyaris jadi korban penembakan.

Kejadian berlangsung di rumahnya, Desa Capgwen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (14/2/2026) malam. 

Mendadak ada orang tak dikenal datang sekira pukul 22.00 WIB. Sontak ia melepaskan tembakan sekali diduga mengarah pada Boim. Beruntung tembakan meleset.

PENEMBAKAN - Polisi melakukan olah TKP di lokasi teror penembakan di rumah Boim, suami anggota DPRD Jateng yang bernama Nur Fatwah, di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Minggu (15/2/2026).
PENEMBAKAN - Polisi melakukan olah TKP di lokasi teror penembakan di rumah Boim, suami anggota DPRD Jateng yang bernama Nur Fatwah, di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Minggu (15/2/2026). (TribunJateng.com/Indra Dwi)

Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C Yusuf, memastikan pelaku menggunakan senjata api, setelah pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan temuan proyektil di lokasi.

Baca juga: Motif Penembakan Pesawat Smart Air di Boven Digoel, 20 Anggota KKB Diduga Terlibat

Selama ini Boim merasa tak pernah punya masalah dengan siapapun. Ia juga merasa tak pernah terlibat kompetisi.

Amat juga tidak mengetahui. Sebab selama ini dia merasa tidak memiliki masalah dengan siapa pun. 

"Saya berteman baik-baik saja, enggak ada kompetisi," ucap Baim.

Namun, diakuinya, saat ini sedang mengawal kasus penculikan terhadap pedagang martabak yang sedang ditangani Polda Jateng.

PENEMBAKAN - Tangkapan layar CCTV yang memperlihatkan terduga pelaku penembakan di rumah Boim tokoh masyarakat Desa Capgwen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (14/2/2026) malam.
PENEMBAKAN - Tangkapan layar CCTV yang memperlihatkan terduga pelaku penembakan di rumah Boim tokoh masyarakat Desa Capgwen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (14/2/2026) malam. (TribunJateng.com/Polres Pekalongan)

Namun, ia tak bisa memastikan apakah penembakan tersebut ada kaitannya dengan kasus yang dikawal.

"Wallahualam, tapi saya enggak mengarah ke situ," sambung dia.

Sosok Boim

Boim dikenal sebagai tokoh masyarakat di wilayah Kedungwuni, Pekalongan.

Karena sang istri adalah anggota DPRD Jawa Tengah fraksi PPP, Boim juga memiliki keterlibatan dalam dinamika sosial-politik di wilayah tempat tinggalnya.

Kronologi Penembakan 

Boim menuturkan, sebelum kejadian ia sempat keluar rumah untuk membeli telur, makan malam, serta menyalurkan bantuan banjir.

Ia tiba kembali sekitar pukul 20.30 WIB. Tak lama kemudian, dua tamu datang. Situasi berubah saat salah satu tamu keluar untuk membeli rokok.

Menurut Boim, sebuah sepeda motor datang dari arah utara, berhenti sejenak di depan rumah, lalu pelaku melepaskan satu kali tembakan sebelum melarikan diri.

“Ada motor masuk, berhenti sebentar, lalu langsung menembak. Kejadiannya sekira pukul 22.00,” kata Boim.

Ia mengaku sempat berniat mengejar pelaku, namun mengurungkan niat karena khawatir pelaku masih membawa senjata api.

Peristiwa itu terekam kamera CCTV rumah. Dalam rekaman, pelaku terlihat mengendarai motor Honda Vario hitam dengan pelat nomor diduga ditutup plastik. 

Ia mengenakan jaket kulit hitam dan masker. Pelaku masuk ke halaman rumah yang saat itu dalam kondisi pagar terbuka, lalu berputar arah dan melepaskan tembakan ke atas sebelum kabur.

Polisi menduga pelaku telah mengenali atau memetakan lokasi sebelumnya. Indikasi awal mengarah pada aksi teror karena tembakan diarahkan ke atas.

“Untuk sementara, indikasinya lebih kepada aksi teror,” jelas Kapolres.

Saat ini, Polres Pekalongan dibantu Ditreskrimum dan Bidang Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah untuk melakukan pemeriksaan balistik lebih lanjut.

Polisi memastikan akan terus memburu pelaku dan mengungkap motif di balik aksi penembakan tersebut, serta mengimbau masyarakat tetap tenang.

(Tribun Jateng/ Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.