Wagub Sulteng Soroti Lonjakan Kasus Gangguan Bipolar dan Kecemasan di Kalangan Remaja
Fadhila Amalia February 16, 2026 09:29 AM

TRIBUNPALU.COM, PALU – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido, menyoroti lonjakan kasus gangguan mental, khususnya gangguan bipolar dan kecemasan kini semakin banyak ditemukan di kalangan remaja. 

Hal ini disampaikan dalam acara pelantikan Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Sulawesi Tengah pada Minggu (15/2/2026), di Best Western Plus Coco Palu, Kota Palu.

Dalam sambutannya, Wagub Reny mengungkapkan kekhawatirannya mengenai meningkatnya kasus gangguan bipolar pada siswa tingkat SMA, SMK, bahkan SMP.

Baca juga: Perkuat Program Berani Berkah, Gubernur Sulteng Luncurkan Gerakan Siswa Cinta Masjid di Donggala

Gangguan bipolar sebelumnya jarang ditemukan pada usia muda, kini mulai muncul di kalangan pelajar, dan ini menjadi alarm bagi seluruh pihak yang terkait dengan kesehatan jiwa di provinsi ini.

"Ini adalah masalah yang sangat serius. Kita harus bersama-sama mencari solusi dan meningkatkan akses layanan kesehatan jiwa, terutama bagi remaja yang mengalami gangguan mental seperti bipolar," ujar Reny.

Selain itu, Reny juga menyoroti tingginya angka kasus gangguan kecemasan di wilayah Poso.

Gangguan kecemasan yang meliputi rasa cemas berlebihan, serangan panik, dan ketidakmampuan mengelola stres tersebut, membutuhkan perhatian lebih, karena bisa mengganggu perkembangan emosional dan akademik para remaja.

“Di Poso, banyak remaja yang menderita gangguan kecemasan, yang juga mempengaruhi kualitas hidup mereka. Ini harus menjadi perhatian serius dari seluruh pihak terkait,” tambahnya.

Baca juga: Lantik Pengurus PDSKJI 2025–2028, Wagub Sulteng Ajak Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa

Wagub Reny juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap gangguan mental, terutama di kalangan remaja. 

Ia mengajak para tenaga medis, khususnya dokter umum, untuk terus memperdalam ilmu kejiwaan dan mengikuti pendidikan spesialis untuk meningkatkan jumlah tenaga kesehatan dapat menangani masalah ini.

Reny juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat dan keluarga dalam mendukung kesehatan mental, serta menghilangkan stigma negatif terhadap mereka yang mengalami gangguan jiwa.

Baca juga: Jadwal dan Lokasi untuk Lihat Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026

Sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan jiwa, Wagub Reny menyarankan agar pemerintah daerah memberikan dukungan melalui Program Berani Cerdas memungkinkan dokter umum melanjutkan pendidikan spesialis kejiwaan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.