TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Sebanyak 15 siswa di SDN 010 Paku diduga keracunan usai mengkonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), sudah pulih, Senin (16/2/2026).
Mereka telah dipulangkan ke rumah masing-masing, sempat dirawat di Puskesmas Binuang.
Sebanyak 15 siswa alami gejala pusing, mual dan muntah pada Sabtu (14/2/2026) kemarin.
Bahkan lima diantaranya harus diberi infus karena kondisi tubuh lemah.
Baca juga: Ramalan Shio Hari Ini Senin Bahagia, Shio Tikus Segera Akhiri Masa Jomblo, Naga Punya Ide Cemerlang
Baca juga: 96 Titik Rukyatulhilal Digelar Kemenag, 3 Titik di Sulbar, Sidang Isbat Tentukan Puasa Ramadan 2026
Pantauan di Puskesmas Binuang, tak ada lagi siswa dari SDN 010 Paku dirawat.
Mereka telah dipulangkan ke rumah masing-masing sejak kemarin, setelah kondisinya membaik.
"Keadaannya sudah membaik, yang sempat dipasangi infus, sudah membaik dan dipulangkan," kata petugas kesehatan Puskesmas Binuang, dr Rahmi.
Dia menjelaskan sebanyak 15 siswa ini alami gejala keracunan, sejak Sabtu pagi masuk ke Puskesmas.
Petugas kesehatan sigap memberikan penanganan medis, bahkan pemberian infus bagi yang lemas.
Rahmi menyebut awalnya ada lima siswa yang rencananya akan dirawat inap karena kondisi lemah.
"Setelah sampai sore hari itu, lima siswa yang lemah juga perlahan membaik, juga dipulangkan," ungkapnya.
Sementara itu, untuk SPPG Binuang yang menyalurkan MBG ke SDN 010 Paku ditutup sementara waktu.
Penutupan ini imbas adanya 15 murid yang mual dan muntah hingga harus dilarikan ke Puskesmas diduga keracunan.
Surat perintah pemberhentian sementara itu tertuang dalam surat BGN nomor 439/D.TWS/02/2026, tertanggal 14 Februari 2026.
Ditanda tangani Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III, Rudi Setiawan.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, sejumlah siwa mendapat penanganan medis infus di UGD Puskemas Binuang.
Para siswa ini berasal dari SDN 010 Paku, Kecamatan Binuang, sempat alami gejala keracunan.
Setelah para siswa konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam ompreng distribusi ke sekolah-sekolah.
"Ada 15 siswa yang alami gejala keracunan dan kita larikan ke Puskesmas segera," kata guru SDN 010 Paku, Murni kepada wartawan.
Dia menjelaskan ada 20 siswa khusus di kelas enam SDN 010 Paku serentak makan MBG.
Sementara beberapa kelas lain belum mengkonsumsi, kata Murni, saat ada gejala langsung dihentikan.
Murni menyebut setelah siswa mengkonsumsi MBG, tiba-tiba mengalami pusing, mual dan lemah.
"Ada juga yang bolak balik masuk kamar mandi, jadi yang lemas itu ada 12 kita larikan ke Puskesmas," ungkapnya.
Disebutkan ada beberapa kelas di SDN 010 Paku belum sempat mengkonsumsi menu MBG pada hari ini.
Murni mengatakan menu MBG hari ini yakni makan kering, ada roti, bubur kacang ijo, ampla dan yogurt.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli