PDIP Ambil Sikap Berbeda soal Usulan Golkar Minta Koalisi Permanen Dukung Prabowo-Gibran
Nur Rohman Urip February 16, 2026 09:42 AM

- Partai Golkar mendesak para pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dikukuhkan menjadi koalisi permanen. 

Terkait hal itu, PDIP mengambil sikap berbeda. 

PDIP menilai, koalisi permanen adalah bersama rakyat—bukan antar-elite partai.

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto pada Minggu (15/2). 

“Kalau bagi PDI Perjuangan kan koalisi permanen itu dengan rakyat,” ujar Hasto saat ditemui di sela acara Soekarno Run di kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (15/2/2026).

Ia menegaskan kembali soal sistem politik Indonesia pasca-jatuhnya rezim Soeharto mengembalikan makna kekuasaan kepada rakyat.

“Sistem politik kita pasca-jatuhnya Soeharto mengembalikan makna kekuasaan itu untuk rakyat, dari rakyat, dan oleh rakyat. Itu yang dipegang oleh PDI Perjuangan,” tegasnya.

Kendati memilih fokus di akar rumput, PDIP tidak mempersoalkan jika partai lain menggagas kerja sama permanen.

“Dinamika politik itu sangat dinamis. Bisa ada kerja sama antar partai. Tapi kalau ada partai menggagas kerja sama permanen, kami tidak mencampuri kedaulatan partai lain,” imbuh Hasto.

Sebelumnya, pembentukan koalisi permanen untuk menopang pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran disampaikan Muhammad Sarmuji. 

Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu pada Jumat (13/2) menyebut, usulan ini sejalan dengan deklarasi Ketua Umum Partainya, Bahlil Lahadalia. 

Dorongan itu dimaksudkan, agar hubungan antar-fraksi pendukung pemerintah tidak bersifat sementara. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.