Temukan Gabriel Batistuta Baru, AS Roma Dapat Jackpot Kala AC Milan dan Juventus Borong Pemain Anyar
Murhan February 16, 2026 09:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - AS Roma kini menemukan Gabriel Batistuta baru. Tim ibu kota membuktikan diri menjadi tim yang manuvernya paling sukses di bursa transfer Januari lalu.

Memang, sejumlah pemain baru masuk ke klub-klub top Serie A pada bursa transfer tahap kedua.

Seperti AC Milan, mendatangkan Niclas Fullkrug, lalu Juventus merekrut Jeremie Boga dan Emil Holm, sementara Napoli menggaet Giovane dan Alisson Santos.

Di antara banyaknya transfer masuk itu, AS Roma bisa dibilang mendapatkan jackpot alias hadiah utama.

Perekrutan mereka paling sukses, yang terwujud dalam diri Donyell Malen.

Baca juga: Cristian Chivu Membela Kemenangan Inter Milan Atas Juventus, Jaga Ucapanmu

Malen baru diresmikan menjadi pemain Roma pada 16 Januari lalu.

Penyerang asal Belanda ini dipinjam I Giallorossi dari Aston Villa dengan biaya 2 juta euro.

I Lupi memiliki kewajiban membelinya pada akhir musim nanti dengan harga 25 juta euro.

Hanya 2 hari setelah menjadi pemain Roma, Malen langsung dimainkan sebagai starter dalam laga pekan ke-21 Serie A melawan Torino.

Pemain berusia 19 Januari 1999 itu langsung mencetak gol dalam debutnya.

Kerannya sempat macet dalam 2 laga berikutnya melawan AC Milan serta Udinese.

Akan tetapi, Donyell Malen kemudian memborong semua gol AS Roma dalam 2 pertandingan pekan ke-24 dan 25 Liga Italia.

Dua gol dibukukannya untuk membawa Tim Serigala menang 2-0 atas Cagliari (9/2/2026).

Terbaru, Minggu (15/2/2026), Malen kembali memborong 2 gol ketika tim asuhan Gian Piero Gasperini menahan tuan rumah Napoli 2-2.

Lima gol dicetak Malen dalam 5 penampilan. Statistik itu membuatnya hampir setara dengan striker legendaris Liga Italia, Gabriel Batistuta.

Rekor Batistuta

Seperti dikutip dari Opta, hanya Malen dan Batistuta yang mampu mencetak minimal 5 gol dalam 5 penampilan pertama buat I Lupi di Serie A dalam era kemenangan dihargai 3 poin atau sejak 1994-1995.

Pada musim 2000-2001, Batistuta berhasil mencetak 6 gol dalam 5 pertandingan pertamanya buat AS Roma.

Dulu waktu Malen nyekor dalam laga debutnya, Gasperini langsung sesumbar bahwa sang penyerang akan mencetak banyak gol pada paruh kedua musim ini.

"Dia memiliki kualitas yang esensial buat tim seperti kami. Jika kami bisa memberikan bola-bola bagus kepadanya, banyak gol akan terjadi."

"Ketika Anda memiliki pemain dengan kaliber seperti ini, seluruh kapasitas ofensif tim meningkat," kata Gasperini ketika itu.

Sekarang sang allenatore tambah jemawa lagi menyusul keberhasilan Malen membukukan 5 gol hanya dalam 5 pertandingan.

"Saya selalu yakin pada Malen," tukas Gasperini kepada DAZN.

"Dia memiliki kualitas terbaik untuk seorang striker: cepat, tahu bagaimana harus menembak dan bekerja sama dengan rekan setim."

"Dia sangat sering mencetak gol dan berada dalam posisi untuk menjadi bahaya bagi lawan secara konstan."

"Kami bisa selalu tampil lebih bagus dengan dia. Dengan Malen, kami akan mendapatkan lebih banyak poin sampai musim panas nanti."

Statistik gol AS Roma semakin menjelaskan betapa Malen menjadi jackpot buat mereka.

Sampai pekan ke-20, tidak ada penyerang AS Roma yang bisa mencetak 5 gol.

Artem Dovbyk hanya mengemas 3 gol seperti halnya Evan Ferguson sementara Paulo Dybala cuma kebagian 1 gol.

Top scorer Roma selama periode itu adalah Matias Soule, yang bukan seorang penyerang, dengan koleksi 6 gol.

Sekarang hanya dalam 5 pertandingan, Malen sudah melampaui statistik Dovbyk, Ferguson, dan Dybala.

Dia bahkan hanya butuh 2 gol lagi untuk menggeser Soule sebagai sumber gol utama Roma.

(Banjarmasinpost.co.id/Bolasport.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.