SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Pemkab Bireuen membeli 90 ekor sapi di pasar hewan Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Sabtu (14/2/2026) sore, untuk selanjutnya dibagikan kepada warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor menjelang meugang Ramadhan 1447 Hijriah.
Pembelian sapi dilakukan langsung secara tunai oleh Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, dari puluhan pedagang ternak di Geulumpang Payong. Usai transaksi, sapi langsung dipisahkan, ditandai, dan diserahkan kepada masing-masing camat untuk dibawa ke wilayah terdampak.
Bupati Bireuen menjelaskan, Pemkab menerima bantuan dana dari pemerintah pusat sebesar Rp 2.250.000.000 untuk pembelian sapi meugang. "Dari bantuan pemerintah pusat lebih kurang 90 ekor sapi dengan harga rata-rata Rp 25 juta dan ada yang lebih, tergantung dengan kondisi jumlah penduduk atau kepala keluarga yang terdampak bencana," jelasnya.
Menurut Mukhlis, sapi tersebut akan disembelih pada hari meugang kedua dan didistribusikan ke 10 kecamatan terdampak banjir dan longsor, yakni Samalanga, Peudada, Jeumpa, Juli, Jangka, Peusangan, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, Kutablang, dan Gandapura, dengan total sasaran 90 gampong. Setiap gampong mendapat satu ekor sapi.
Ia menyebutkan, mekanisme pembagian daging meugang diserahkan kepada masing-masing keuchik agar lebih adil dan tepat sasaran. Pemkab Bireuen juga melakukan koordinasi agar bantuan tidak tumpang tindih dengan lembu dari Baitul Mal maupun donatur lain.
"Bantuan untuk korban dari berbagai pihak tetap koordinasi dengan Pemkab Bireuen, ada beberapa desa terdampak banjir menerima bantuan lembu dari lembaga lain, karena bantuan terbatas maka tidak diberikan lagi dan tidak terjadi tumpang tindih," ujarnya.
Bupati juga mengimbau pihak-pihak yang ingin menyalurkan bantuan sapi meugang agar berkoordinasi dengan pemerintah daerah.
Bupati Bireuen mengharapkan kepada masyarakat yang terdampak bencana dengan ada bantuan ini dapat meringankan biaya untuk membeli daging meugang, dan masyarakat belum mendapat mohon bersabar karena bantuan ini sangat terbatas dibantu pemerintah pusat,.
Proses pembelian sapi berlangsung terbuka di pasar hewan. Setelah harga disepakati berdasarkan kondisi fisik dan taksiran bobot daging, para pedagang dipanggil satu per satu untuk menandatangani kwitansi, lalu menerima pembayaran tunai. Harga sapi yang dibeli berkisar antara Rp 23 juta hingga Rp 30 juta per ekor. Sejumlah pedagang mengaku senang karena ternaknya terjual langsung secara kontan.
Usai pembelian, Bupati Bireuen juga menyerahkan secara simbolis sapi bantuan kepada para camat sebelum didistribusikan ke masing-masing wilayah terdampak.(yus)
SEJUMLAH camat di Kabupaten Bireuen tampak hadir dan ikut memantau proses pembelian sapi bantuan Presiden di Pasar Hewan Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Sabtu (14/2/2026) sore.
Bupati Bireuen H Mukhlis ST bersama stafnya membeli puluhan ekor sapi secara tunai menggunakan dana bantuan Presiden Prabowo Subianto. Sapi tersebut diperuntukkan bagi desa-desa terdampak banjir bandang akhir November lalu.
Saat proses pembelian berlangsung, para camat terlihat ceria menyaksikan transaksi sekaligus berkoordinasi dengan para keuchik terkait pendistribusian sapi meugang ke gampong masing-masing.
Camat yang hadir di antaranya Camat Peusangan Alfian SSos, Camat Jeumpa Rusli SSos, Camat Jangka Mulyadi SE MSM, Camat Peusangan Selatan Saifuddin SKM MKes, Camat Kutablang Erizal STP MSi, Camat Peusangan Siblah Krueng Afrizal, serta camat lainnya.
Camat Peusangan, Alfian SSos kepada Serambi, Minggu (15/2/2026), mengatakan bantuan sapi meugang sangat berarti bagi warga terdampak banjir bandang. Ia menyebutkan, Kecamatan Peusangan menerima tujuh ekor sapi bantuan Presiden serta dua ekor tambahan dari PTIK yang melakukan pengabdian di Desa Pante Lhong.
“Bantuan sudah diserahkan kepada masing-masing keuchik dan ada yang sedang diantar ke desa,” katanya.
Menjawab pertanyaan terkait pembagian satu ekor sxapi untuk satu desa di tengah banyaknya korban banjir, Alfian mengatakan mekanisme pembagian diserahkan kepada keuchik. "Kalau cukup ya pasti tidak mencukupi, namanya bantuan Alhamdulillah terima dengan baik dan sama-sama menyampaikan terima kasih, utamakan korban terdampak banjir," ujarnya.
Hal senada disampaikan Camat Jeumpa, Rusli SSos. Menurutnya, bantuan tersebut setidaknya dapat meringankan beban warga. "Adanya bantuan kami sangat bersyukur semoga bantuan kalau sedikit dapat dirasakan korban banjir. Pak keuchik akan melakukan yang terbaik bagi warganya," ujarnya.(yus)