TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOBI - Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef S Mboro, melaporkan kondisi gunung 24 jam terakhir, pukul 00.00 -24.00 Wita Minggu (15/2/2026).
Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.5389°LU, Longitude 122.7682°BT dan memiliki ketinggian 1584 mdpl.
Status Gunung Api Lewotobi Laki-laki level III atau SIAGA.
"Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah utara dan timur laut,"tulis dia dikutip dari laman magma.esdm.go.id Senin (16/2/2026) siang.
Baca juga: Status Siaga, Gunung Lewotobi 1 Kali Gempa Guguran 2 Kali Gempa Hembusan
Sementara berdasarakan pengamatan klimatologi, Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah utara dan timur laut. Suhu udara sekitar 21-32°C.
Sementara berdasarkan pengamatan kegempaan, gunung Lewotobi mengalami 2 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3.7 mm dan lama gempa 39-43 detik.
1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 44.4 mm, dan lama gempa 42 detik.
8 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.9-5.1 mm, dan lama gempa 66-159 detik.
14 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 7.4-47.3 mm, dan lama gempa 21-30 detik.
2 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2.9-3.7 mm, S-P 1.2-1.4 detik dan lama gempa 11-14 detik.
2 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 5.9-22 mm, S-P 4.2-5.9 detik dan lama gempa 16-28 detik.
5 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 4.4-29.6 mm, S-P 10-59 detik dan lama gempa 56-179 detik.
Rekomendasi
Saat ini tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki berada di Level IV atau AWAS dengan rekomendasi:
1.Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.
2. Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.
3. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
4. Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
5. Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.
6. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Lewotobi Laki-laki.
Untuk informasi lebih jelas dapat mengubungi Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki atau mengubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606. (Sumber: MAGMA Indonesia/kgg).