Mau Wisata Malah Celaka, Penumpang Ceritakan Detik-detik Mencekam Kecelakaan Maut di Tol Cipali
Seli Andina Miranti February 16, 2026 10:24 AM

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Suasana mencekam masih terbayang jelas di benak Eti Yanti (37), penumpang bus rombongan wisata asal Banten yang mengalami kecelakaan di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Senin (16/2/2026) dini hari. 

Tanpa sempat menyadari apa yang terjadi, Eti mendadak terhantam jok bus hingga mengalami luka sobek.

"Engga tahu apa-apa, tahu-tahu sudah nabrak aja. Darah sudah keluar," ujar Eti saat ditemui di ruang IGD RS Abdul Radjak, Senin (16/2/2026) pagi.

Baca juga: BREAKING NEWS: Rombongan Asal Banten Alami Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Satu Tewas

Eti mengaku duduk di sisi kanan bus ketika insiden terjadi. Menurutnya, bus yang ditumpanginya tiba-tiba oleng ke kiri sebelum menghantam pembatas jalan. Di dalam bus, kepanikan tak terelakkan.

"Busnya oleng, ke kiri, nabrak pembatas jalan. Di dalam semua teriak-teriak, pada nyebut sama istigfar juga," ucapnya.

Bus tersebut, kata dia, berangkat dari Cilegon, Banten, dan hendak menuju kawasan wisata Ciater, Subang. 

Bus Diduga Tabrak Truk

Kecelakaan lalu lintas itu terjadi di KM 78A jalur Jakarta menuju Cirebon, tepatnya di wilayah Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, sekitar pukul 04.00 WIB.

Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Enggar Jati Nugroho menjelaskan, kecelakaan melibatkan sebuah bus pariwisata bernomor polisi A 7709 B yang diduga menabrak truk di depannya.

"Setelah ditabrak, bus terpental ke kiri dan membentur pembatas jalan. Truk yang terlibat sementara melarikan diri dan masih kami lakukan pengejaran," kata Enggar.

Akibat insiden tersebut, sopir bus meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara 28 penumpang mengalami luka ringan dari total 65 orang penumpang di dalam bus.

Baca juga: BREAKING NEWS: Rombongan Asal Banten Alami Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Satu Tewas

Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di RS Abdul Radjak Purwakarta. Pihak kepolisian memastikan para penumpang akan dipulangkan setelah kondisi kesehatan mereka memungkinkan, dengan penjemputan oleh keluarga dari Banten.

Pantauan di lokasi rumah sakit, ruang IGD tampak dipenuhi korban dengan luka sobek dan memar. Petugas medis terus melakukan penanganan.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.