MOTIF PELAKU BUNUH Siswa SMP di Bandung, Unggahan Tersangka di Medsos Jadi Sorotan
Latif Ghufron Aula February 16, 2026 10:42 AM

-- Tersangka pembunuhan siswa SMP di Bandung rupanya cukup aktif di media sosial.

Pada akun media sosial TikToknya, Pelaku berinisial YA (16) sering memposting video atau foto galau.

Bahkan ia juga kerap menggunakan hastag atau tanda pagar dengan nama korban, yakni Zain.

Pelaku YA jauh-jauh dari Garut ke Bandung dengan ditemani oleh tersangka lain, AP untuk menemui korban.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra menuturkan, YA sudah sejak awal berniat untuk menghabisi nyawa ZAAQ (14) atau Zain.

Ia mengajak temannya yang berinisial AP sejak hari Sabtu (7/2/2026), namun gagal karena tersangka AP masih ada pekerjaan.

"Karena gagal akhirnya hari Senin (9/2/2026) berangkat ke Bandung, AP tahu tujuannya ingin menghabisi korban," kata AKBP Niko N Adi Putra.

Keduanya kemudian sampai di Bandung dan bertemu dengan korban sebelum Ashar.

Pelaku kemudian mengajak korban untuk bicara lebih lanjut di daerah eks Kampung Gajah.

"Setibanya di lokasi, YA mengajak korban masuk ke dalam, pelaku AP sengaja tunggu di depan, nunggu motor dan lihat lokasi sekitar," jelasnya.

Untuk motif pembunuhan, kata dia, yakni adanya sakit hati yang dirasakan pelaku karena korban memutuskan hubungan pertemanan mereka.

"Disampaikan pelaku sakit hati, terjadi cekcok, pelaku langsung ambil botol yang ada di sana," kata dia lagi.

Sebelum masuk ke dalam eks Kampung Gajah, kata dia, pelaku mengambil sangkur atau pisau yang dibawanya dari Garut lalu menyimpan di jaket.

Saat itu posisi korban sudah masuk lebih dulu ke dalam eks Kampung Gajah, sementara pelaku mengambil pisau di jok motor.

"Setelah dipukul botol, korban masih sadar, pelaku menusuk perut korban," kata Niko lagi.

Setelah melakukan aksinya, pelaku lalu mengambil ponsel dan jaket milik korban.

Ia lalu meninggalkan korban yang saat itu masih dalam kondisi belum meninggal dunia.

YA kemudian kembali ke AP dan mengatakan kalau dirinya sudah selesai membunuh Zain. Keduanya lalu kembali ke Garut.

Jenazah Zain baru ditemukan lima hari kemudian oleh kreator yang sedang membuat konten, pada Jumat (13/2/2026).

Mayat ZAAQ atau Zain ditemukan tergeletak di bekas objek wisata Kampung Gajah, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Sebelum ditemukan tewas, ZAAQ dilaporkan menghilang misterius sejak 9 Februari 2026.

Pihak sekolah ZAAQ alias Zain itu yakni SMPN 26 Bandung sempat memviralkan kabar hilangnya korban.

Selang satu hari setelah penemuan jasad Zain, polisi pun berhasil meringkus pelaku pembunuhan.

Dia adalah YA, teman korban yang tinggal di Garut.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.