3 Jalan di BMR Sulut yang Jadi Sorotan Warga Kemarin: Rusak Parah dan Bau karena Jadi Tempat Sampah
Indry Panigoro February 16, 2026 11:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut jalan di Bolaang Mongondow Raya (BMR) Sulawesi Utara (Sulut) yang disorot kemarin Minggu 15 Februari 2026 karena dinilai warga membahayakan pengendara dan pengguna jalan.

Jalan-jalan tersebut berada di BMR.

Simak rangkuman Tribunmanado.co.id terkait jalan tersebut:

  • Jalan Penghubung Mopuya-Kosio Dumoga Utara Bolmong

  • Jalan Trans Sulawesi di Inobonto Bolmong
  • Jalan Dayanan Gogagoman Kotamobagu Rusak Parah

Jalan Penghubung Mopuya-Kosio Dumoga Utara Bolmong Akan Diperbaiki, Dinas PUTR Minta Warga Bersabar

 Pemerintah Bolaang Mongondow (Bolmong) akhirnya luluh juga mendengar keluhan masyarakat Dumoga Utara.

Keluhan masyarakat soal Jalan penghubung Mopuya-Kosio yang rusak cukup parah.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Bolmong akhirnya buka suara soal jalan rusak di desa Mopuya, Kecamatan Dumoga Utara.

Jarak antara Lolak ibukota Bolmong ke Dumoga Utara 64,1 kilometer.

Kepada Tribunmanado.co.id, Kadis PUTR Bolmong Hendra Hamim menegaskan pihaknya akan melaksanakan perbaikan jalan tersebut.

"Tahun ini kita sudah anggarkan untuk perbaikan," ujarnya via telepon, Jumat 13 Februari 2026.

Tetapi, ia belum membocorkan terkait besaran anggaran yang akan digelontorkan untuk perbaikan tersebut.

Ia juga meminta agar masyarakat di Mopuya dan sekitarnya bersabar.

Pasalnya, tahun ini Pemkab Bolmong diperhadapkan dengan efisiensi anggaran yang tak kecil.

"Bolmong itu wilayahnya sangat luas, jadi kami harap masyarakat bisa bersabar," tuturnya.

"Kami tidak tutup mata, tapi semua butuh proses," tegas dia. Baca selengkapnya di sini

 Jalan Trans Sulawesi di Inobonto Bolmong Jadi Tempat Sampah

Jalan trans Sulawesi di desa Inobonto, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), tak lagi cantik.

Pemandangan asri yang harusnya dinikmati para pengguna jalan, kini rusak dengan banyaknya tumpukan sampah.

Sampah di jalan Trans Sulawesi tepatnya di desa Inobonto ini bukanlah masalah baru.

Menurut Yusril salah seorang warga, sampah tersebut dibuang oleh masyarakat sekitar.

Ia menuturkan, kebanyakan warga tak tahu akan membuang sampah kemana.

"Banyak warga yang memilih buang sampah di tepi jalan. Karena mereka binggung mau dikumpulkan kemana," ujarnya, Minggu 15 Februari 2026.

Ayah dua orang anak ini menegaskan dari tahun ke tahun, masalah sampah di tepian jalan ini kian parah.

 "Dulunya hanya satu atau dua tempat, tapi sekarang sudah hampir sepanjang jalan," tuturnya.

Sementara itu, Rusmin salah seorang pengendara mengatakan tak hanya merusak pemandangan.

Sampah yang dibuang masyarakat di tepian jalan tersebut menimbulkan bau busuk. Baca selengkapnya di sini

Kondisi Jalan Dayanan Gogagoman Kotamobagu Rusak Parah, Warga Keluhkan Banyaknya Lubang

Kondisi jalan berlubang dan rusak parah dikeluhkan warga serta para pengendara yang melintas di Jalan Dayanan, Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu.

Dari pantauan Tribunmanado pada Minggu (15/2/2026) sore, terlihat kondisi jalan tidak hanya mengalami satu atau dua lubang, melainkan hampir sepanjang ruas jalan dipenuhi kerusakan.

Lubang-lubang menganga tampak tersebar, diperparah dengan banyaknya kerikil dan batu kecil yang berserakan di badan jalan. 

Akibatnya, sejumlah kendaraan yang melintas terpaksa memperlambat laju demi menghindari lubang.

Situasi ini dinilai membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua.

Padahal, menurut warga setempat, beberapa tahun lalu kondisi jalan tersebut masih tergolong baik dan menjadi akses utama masyarakat.

Hal ini karena jalan tersebut tersambung langsung dengan kawasan Pasar Serasi.

Namun setelah aktivitas pasar dipindahkan, jalan ini perlahan mulai tidak terawat hingga akhirnya rusak seperti sekarang.

“Dulu jalan ini masih bagus, sering dilewati karena dekat pasar dan pertokoan. Sekarang hampir sepanjang jalan penuh lubang. Kalau hujan tertutup air, jadi makin tidak kelihatan,” kata salah seorang warga, Inton.

Warga lainnya juga mengeluhkan kondisi tersebut, mengingat lokasi jalan berada sangat dekat dengan pusat ekonomi, pertokoan, serta pintu keluar-masuk kawasan (pos retribusi).

“Kami berharap pemerintah bisa segera memperbaiki jalan ini. Baca selengkapnya di sini

Tentang Sulawesi Utara

Sulawesi Utara disingkat Sulut adalah salah satu provinsi yang terletak di ujung utara Pulau Sulawesi, Indonesia, dengan ibu kota terletak di Kota Manado. 

Sulawesi Utara atau Sulut berbatasan dengan Laut Maluku dan Samudra Pasifik di sebelah timur, Laut Maluku dan Teluk Tomini di sebelah selatan, Laut Sulawesi dan Provinsi Gorontalo di sebelah barat, dan Provinsi Davao Occidental di sebelah utara.

Penduduk Sulawesi Utara pada akhir tahun 2024 berjumlah 2.645.291 jiwa, dan luas wilayahnya adalah 13.892,47 km2.

Sulawesi Utara memiliki kepulauan dengan jumlah pulau sebanyak 287 pulau dengan 59 di antaranya berpenghuni.

Wilayah administratif Sulawesi Utara terbagi menjadi 4 kota dan 11 kabupaten dengan 1.664 desa/kelurahan.

Sulawesi Utara terbagi menjadi dua zona yaitu zona selatan yang berupa dataran rendah dan dataran tinggi serta zona utara yang meliputi kepulauan.

Zona ekonomi eksklusif Sulawesi Utara mencapai 190.000 km2 dengan pesisir pantai sepanjang 2.395,99 km dan luas hutan mencapai 701. 885 hektare. (Isv/Dik/Pri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.