Cuaca Ekstrem Tak Halangi Tim Drumband Surya Bahana MTsN 2 Pesawaran Menang di Pringsewu Open 2026
taryono February 16, 2026 11:34 AM

Tribunlampung.co.id, Pesawaran – Cuaca panas dan hujan deras disertai petir tidak menyurutkan semangat Tim Drumband Surya Bahana MTsN 2 Pesawaran untuk tampil maksimal dalam ajang Pringsewu Open Drumband Competition 2026, yang digelar pada 14 Februari 2026 di GOR Pringsewu.

Kerja keras dan perjuangan tim akhirnya membuahkan hasil gemilang. Mereka pulang membawa status Juara Umum Klasemen SMP dalam kompetisi bergengsi tersebut.

Pembina ekstrakurikuler drumband MTsN 2 Pesawaran, Siti Mas’adah, mengungkapkan bahwa capaian ini terasa sangat istimewa, mengingat ini merupakan kali pertama tim Surya Bahana mengikuti Pringsewu Open.

Pasalnya, ini merupakan kali pertama Surya Bahana mengikuti ajang Pringsewu Open, namun langsung keluar sebagai juara umum.

Siti mengatakan, persiapan tim sebenarnya tidak terlalu panjang. 

Baca juga: Saksi Lihat Pria yang Tewas di Pos Jaga sempat Bersama Wanita, Ada Bekas Cairan di Celana

Latihan dimulai sejak Januari 2026, sekitar satu bulan sebelum lomba digelar.

“Konsep dan lagu sudah kami siapkan sejak lomba sebelumnya pada Oktober 2025. Jadi latihan kali ini lebih fokus memaksimalkan tampilan dan pemantapan materi,” jelasnya kepada Tribunlampung, Senin (16/2/2026).

Saat ini Surya Bahana diperkuat 70 personel. Dalam proses latihan, tim dibimbing oleh Coach Zulfazri dan Coach Erlan, serta didampingi pembina Novi Zalia. dan Wahyu Hidayat. 

“Intensitas juga latihan ditingkatkan menjelang hari lomba, jika biasanya latihan hanya sekali dalam sepekan, pada minggu terakhir jadwal dipadatkan menjadi tiga kali dalam seminggu,” kata Siti.

Menurut Siti, pekan terakhir menjadi fase paling menantang karena seluruh anggota dituntut benar-benar menguasai lagu dan konsep pertunjukan. Kekompakan dan disiplin menjadi kunci.

Kompetisi sendiri berlangsung sejak pagi, dimulai dari divisi TK, SD, SMP, SMA hingga small group. Cuaca panas menyelimuti jalannya lomba. 

“Namun saat memasuki klasemen SMP, awan mulai mendung. Bahkan hujan deras disertai petir turun tepat ketika Surya Bahana tampil,” ungkapnya.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak memengaruhi penampilan tim. 

Para personel diminta tetap fokus dan menyelesaikan pertunjukan dengan maksimal hingga mendapat apresiasi dari dewan juri.

Selain faktor cuaca, tantangan lain datang dari kondisi arena GOR yang cukup sempit sehingga pergerakan formasi menjadi kurang leluasa. 

Namun tim mampu beradaptasi dan tetap tampil solid.

Dalam kompetisi tersebut, Surya Bahana berhasil meraih sejumlah gelar, yakni Juara 1 Colour Guard, Juara 1 Mayoret, Juara 1 General Effect, Juara 1 Perkusi, Juara 1 Musik, Juara 1 Konser, Juara 2 Visual, dan Juara 2 Gitapati Klasemen SMP. Akumulasi nilai dari berbagai kategori itu mengantarkan mereka sebagai Juara Umum Klasemen SMP.

Ia menilai prestasi ini menjadi bukti pembinaan ekstrakurikuler di madrasah berjalan baik dan mampu bersaing di tingkat kabupaten.

Siti menegaskan, kemenangan ini bukan alasan untuk berpuas diri. 

Tahun depan, tim bertekad kembali mengikuti Pringsewu Open untuk mempertahankan Piala Bergilir Bupati Cup. 

Selain itu, agenda kompetisi lain juga telah menanti, termasuk lomba yang akan digelar pada Mei 2026 mendatang.

“Kami ingin terus berkembang. Kemenangan ini menjadi motivasi agar anak-anak semakin semangat berlatih dan berprestasi,” pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.