Kapan Mulai Puasa 2026? Ini Prediksi dan Potensi Perbedaan Penetapan
Tita Rumondor February 16, 2026 12:47 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM — Menjelang pertengahan Februari 2026, umat Islam di Indonesia mulai menantikan kepastian awal Ramadhan 1447 Hijriah.

Pertanyaan mengenai kapan tepatnya puasa dimulai kembali mencuat, mengingat perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah antara pemerintah dan sejumlah organisasi keagamaan kerap menghasilkan tanggal yang tidak selalu sama.

Baca juga: Mengapa Barongsai Identik dengan Imlek? Ini Penjelasan Sejarahnya

Di Indonesia, pemerintah menetapkan awal Ramadhan melalui sidang isbat yang didasarkan pada hasil rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit) serta perhitungan astronomi.

Sementara itu, Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki atau perhitungan astronomi murni untuk menentukan 1 Ramadhan.

Baca juga: Jelang Ramadan 1447 H, Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026 Cair, Cek Status Anda di Sini

Kapan Puasa Ramadhan 2026 Dimulai?

JADWAL BUKA PUASA - Ilustrasi orang berbuka puasa yang diunduh dari laman Freepik Rabu (12/3/2025). Berikut jadwal buka puasa Kota Gorontalo Rabu (12/3/2025) atau 12 Ramadhan 1446 H.
JADWAL BUKA PUASA - Ilustrasi orang berbuka puasa yang diunduh dari laman Freepik Rabu (12/3/2025). Awal Ramadhan 1447 H diperkirakan 18 Februari 2026 versi Muhammadiyah, sementara NU dan pemerintah masih menunggu hasil rukyatul hilal.. (Freepik)

Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026.

Berdasarkan informasi resmi Muhammadiyah, 1 Ramadhan 1447 H ditetapkan pada Rabu, 18 Februari 2026. 

Penetapan ini merujuk pada penggunaan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sistem hisab yang dirancang untuk menyatukan kalender Hijriah secara global agar awal bulan dapat berlangsung serentak di berbagai negara.

Keputusan tersebut merupakan hasil hisab hakiki Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah sebagaimana tercantum dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.

Baca juga: 5 Fakta Kecelakaan Mobil Terjungkal di JDS Kota Gorontalo, dari Kronologi hingga Kondisi Sopir

NU dan Pemerintah Menunggu Hasil Rukyatul Hilal

Berbeda dengan Muhammadiyah, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) belum menetapkan awal Ramadhan 1447 H secara resmi.

RAMADAN 2025 - 8 Hal yang Dapat Membatalkan Puasa Ramadan. Ramadan adalah bulan yang istimewa dan penuh berkah bagi umat Islam. Selama bulan ini, umat Islam berpuasa sebagai tanda ketaatan kepada Allah SWT. Memasuki hari ke delapan bulan suci ramadan, umat muslim menjalankan ibadah puasa. Bulan suci Ramadan tidak hanya menahan lapar dan haus tetapi juga harus menahan hawa nafsu.
RAMADAN 2025 - Awal Ramadhan 1447 H diperkirakan 18 Februari 2026 versi Muhammadiyah, sementara NU dan pemerintah masih menunggu hasil rukyatul hilal.(Istimewa)

NU menggunakan metode Hisab Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU), yaitu pendekatan yang mengombinasikan perhitungan astronomi dengan pengamatan langsung hilal.

PBNU dijadwalkan melaksanakan rukyatul hilal pada 29 Syaban 1447 H yang bertepatan dengan 17 Februari 2026.

Hasil pengamatan tersebut akan menjadi dasar penentuan 1 Ramadhan versi NU.

Baca juga: Tanggal Merah Februari 2026, Intip Hari Libur Imlek dan Awal Puasa Ramadan

Pemerintah Indonesia juga akan menggelar sidang isbat pada 29 Syaban untuk menentukan awal puasa secara resmi.

Jika hasil sidang isbat berbeda dengan ketetapan Muhammadiyah, maka ada kemungkinan awal Ramadhan versi pemerintah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Dengan demikian, kepastian awal puasa Ramadhan 2026 masih menunggu hasil pengamatan hilal dan keputusan sidang isbat.

Tanggal yang beredar saat ini masih bersifat perkiraan dan dapat berubah sesuai hasil resmi.

Baca juga: Libur Tahun Baru Imlek 2026 Jadi Long Weekend, Catat Tanggalnya!

Pentingnya Mengetahui Awal Ramadhan

Ramadan 2026 - Kapan Ramadan Tahun 2026? Catat Ini Tanggal dan Perkiraannya. Ilustrasi kalender Ramadan 2026. (Kolase TribunPriangan.com/Lulu Aulia Lisaholith/ AI - Chatgpt.com)
Ramadan 2026 - Awal Ramadhan 1447 H diperkirakan 18 Februari 2026 versi Muhammadiyah, sementara NU dan pemerintah masih menunggu hasil rukyatul hilal.(Chatgpt.com)

Mengetahui kapan Ramadhan dimulai bukan hanya soal penanggalan, tetapi juga bagian dari persiapan menyambut bulan suci dengan kesiapan lahir dan batin.

Informasi yang jelas membantu umat Islam mengatur agenda, menjaga kondisi fisik, serta mempersiapkan mental dan spiritual untuk menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.

Dengan mengetahui jadwal lebih awal, umat Islam dapat mulai memperbaiki pola makan, menjaga kesehatan, memperbanyak ibadah sunnah, dan meluruskan niat agar Ramadhan dijalani secara optimal.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Q.S. Al-Baqarah: 183)

Ayat tersebut menegaskan bahwa tujuan utama puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa.

Oleh karena itu, menyambut Ramadhan dengan persiapan yang matang merupakan bagian dari ikhtiar untuk meraih nilai ketakwaan yang menjadi inti dari ibadah puasa. (*)

 

 

Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2026/02/16/063000065/ramadhan-2026-jatuh-18-atau-19-februari-ini-penjelasannya?page=2

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.