TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Komisi IV DPRD Riau, Makmun Solikhin, meminta agar seluruh jalur jalan rusak milik Pemerintah Provinsi Riau segera diperbaiki menjelang arus mudik Lebaran 2026, saat ini banyak kerusakan jalan milik Provinsi di berbagai kabupaten dan Kota.
Ia menegaskan, perbaikan infrastruktur jalan menjadi hal krusial guna menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
Menurut Makmun, pihaknya akan menghimpun seluruh laporan kerusakan jalan dari masing-masing daerah pemilihan setelah pelaksanaan reses anggota DPRD Riau.
Data tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau untuk segera ditindaklanjuti.
Ia mengatakan, setidaknya perbaikan fungsional perlu dilakukan apabila anggaran perawatan jalan dalam kondisi terbatas.
Perbaikan fungsional dimaksud meliputi penutupan lubang dan perataan badan jalan agar tetap layak dilintasi kendaraan, khususnya saat arus mudik meningkat.
Baca juga: Jam Kerja ASN Pemprov Riau Selama Ramadan Dipangkas, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
Baca juga: Warga Kulim Pekanbaru Keluhkan Banyak Lobang Berjalan Minta Ditertibkan Saat Reses DPRD Riau
"Jangan sampai saat mudik nanti masih banyak lubang jalan yang membahayakan keselamatan pemudik. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,"jelasnya.
Makmun menyebutkan, sejumlah titik kerusakan jalan milik provinsi yang cukup parah berada di wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Kampar serta beberapa daerah lainnya.
"Kondisi ini dapat meningkatkan resiko kecelakaan lalu lintas jika tidak segera diperbaiki PU,"ujar Makmun yang juga politisi PDI Perjuangan ini.
Ia menambahkan, momentum mudik Lebaran selalu diiringi dengan peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Karena itu, kesiapan infrastruktur jalan harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Komisi IV DPRD Riau sebagai mitra kerja PU, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan terhadap kinerja dinas terkait dalam percepatan perbaikan jalan. Ia berharap proses perbaikan bisa dilakukan sebelum puncak arus mudik berlangsung.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama berkendara dan melaporkan jika menemukan kerusakan jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan,"tegas Makmun.
(Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)